Senin, Agustus 15, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariBantu Sesama, Lingkar Matahati Ciamis Salurkan Beras Bantuan Warganet

Bantu Sesama, Lingkar Matahati Ciamis Salurkan Beras Bantuan Warganet

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sejak diterapkannya karantina lokal oleh pemerintah Kabupaten Ciamis, banyak warga yang mematuhi aturan tersebut kini mengalami krisis pangan. Berbekal dari survey di lapangan, Lingkar Mata Hati Banjarsari membuka donasi kepada warganet untuk mengulurkan pangan demi para tetangga.

Hasil dari pengumpulan donasi itu pun akhirnya disalurkan kepada warga, terutama para lansia dan manula.

Ketua Lingkar Mata Hati Banjarsari, Muhamad Abid Buldani, mengatakan, sejak pemerintahan kabupaten Ciamis mengintruksikan karantina lokal terkait mewabahnya Virus Corona, banyak warga miskin yang saat ini mengalami krisis pangan.

Melihat kondisi itu, pihaknya berinisiatif membuka donasi berupa 1 kilogram beras dengan hastag #savetetangga yang diramaikan di media sosial.

“Alhamdulillah sejak kita buka melalui media sosial tiga hari yang lalu, saat ini kami sudah menerima uluran dari para donatur berupa beras sebanyak lima kwintal dari target kita sebanyak satu ton,” katanya kepada HR Online, Senin (6/4/2020).

Untuk hari ini, kata Abid, pihaknya selain menerima donatur beras, pihaknya pun sudah memulai menyalurkan bantuan tersebut.

“Hari ini target kita laksanakan di Desa Ciulu Kecamatan Banjarsari. Sasarannya adalah para jompo, janda dan lansia yang memang sudah hampir kesulitan bekal untuk makan,” imbuhnya.

Insya Allah, lanjut Abid, besok hari pihaknya akan melanjutkan dengan sasaran ke beberapa titik dengan tetap memprioritaskan warga miskin yang terdampak corona.

Terlepas dengan adanya program pemerintah memberikan tunjangan yang terdampak convid 19, Abid menyebut pihaknya tetap akan melakukan gerakan donasi beras 1 kilogram hingga sampai wabah Corona  ini mereda.

“Kita akan jalan terus. Langkah kita tentunya membantu meringankan beban pemerintah serta menyelamatkan para tetangga dari ancaman kelaparan akibat aktivitas mereka yang saat ini tersendat lantaran ketakutan akan penyebaran Virus Corona” ujarnya. (Suherman/R6/HR-Online)