BerandaBerita PangandaranBanyak Pesanan, Penjahit Sprei di Pangandaran Alih Profesi Bikin Masker Kain

Banyak Pesanan, Penjahit Sprei di Pangandaran Alih Profesi Bikin Masker Kain

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Sering meningkatnya wabah Covid-19, penggunaan masker kain menjadi alternatif bagi masyarakat sebagai upaya mencegah terpapar virus corona.

Di tengah pandemi Covid-19, Irfan Afandi, penjahit sprei warga RT. 14, RW. 05, Desa Harumandala, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini beralih profesi menjadi penjahit masker kain.

Dia mengaku, saat ini permintaan masker kain terus meningkat. Dirinya pun mulai menerima pesanan menjahit masker berbahan kain lantaran masker bedah kini sudah langka di pasaran.

ADVERTISEMENT

“Kalau sehari-hari sebenarnya saya menjahit sprei, tapi semenjak ada wabah corona, banyak yang butuh masker karena masker medis sudah langka di pasaran, makanya saya buat masker kain,” tuturnya, kepada HR Online,” Kamis (02/04/2020).

Pemuda yang akrab disapa Ujang Irfan itu juga mengatakan, pemesan masker kain tak hanya dirasakan oleh dirinya, tapi juga para penjahit lain. Rata-rata penjahit masker kain adalah penjahit baju.

“Sebetulnya hanya sampingan, karena kalau sehari-hari ya menjahit seprei dan sarung kasur busa. Tapi setidaknya dengan menjahit masker kain ini bisa membantu dalam uaya pencegahaan wabah virus corona,” kata Ujang.

Irfan mengaku, per hari menerima pesanan hingga 100 masker. Tetapi karena hanya dikerjakan oleh dirinya sendiri sehingga dia hanya bisa membuat 25-50 masker kain dalam satu hari.

Irfan membanderol masker kain per lembar seharga Rp 5.000, atau per lusin Rp 40.000.

“Dulu sebenarnya membuat masker itu hanya sampingan, namun sekarang lumayan banyak pesanannya. Orang-orang biasanya pesan dulu mau warna apa, baru saya buatkan,” imbuhnya.

Irfan sering menerima pesanan tidak hanya berasal dari warga Kabupaten Pangandaran saja, tapi juga warga dari luar daerah seperti Tasikmalaya, Bandung, Banten, bahkan ada yang dari Lampung.

Kini Irfan tengah berusaha menangani pesanan dengan menambah mesin jahit. Untuk sementara ini pesanan masih dapat ia penuhi. Apabila ada yang ingin memesan, bisa menghubungi Irfan melalui nomor WA 082320233442. (Cenk/R3/HR-Online)

BERITA TERBARU