Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita BanjarBelajar dari Rumah: SD di Kota Banjar Ini Malah Ramai, Ada Apa?

Belajar dari Rumah: SD di Kota Banjar Ini Malah Ramai, Ada Apa?

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Masa belajar dari rumah diperpanjang, saat ini terlihat banyak SD di Kota Banjar yang sepi oleh guru-guru, para peserta didik maupun para pedagang. Seperti yang terlihat di kawasan SDN 1 Pataruman, kota Banjar.

Suasana berbeda terjadi pada hari ini, Kamis (15/4/2020), SD di Kota Banjar ini cukup ramai didatangi oleh para peserta didik dan orang tuanya. Mereka berdatangan sejak pagi.

Menurut Supriyana S.pd walikelas kelas 6 di SDN 1 Pataruman, hari ini merupakan hari pengumpulan tugas untuk tema 8 dan tema 9, serta pengumpulan video sebagai salah satu nilai ujian dari mata pelajaran SBDP (Seni Budaya dan Prakarsa).

“Hari ini bertepatan dengan pengumpulan tugas dari para peserta didik kelas 6, tugas itu diambil dari tema 8 dan 9. Dengan terkumpulnya tugas ini maka secara otomatis materi tema 8 dan 9 kelas 6 di SD 1 Pataruman selesai,” kata Supriyana.

Selain itu, pengumpulan Video peserta didik yang sedang menyanyikan lagu wajib dan daerah juga disetorkan ke sekolah hari ini. “Nantinya (video) untuk mengisi nilai mata pelajaran SBDP,“ katanya.

Dirinya menambahkan, kalkulasi nilai diambil dari nilai KKM atau nilai terendah sekolah dengan contoh kriteria nilai A antara 85-92, nilai B antara 72-84 dan C antara 69-80.

Sementara Deni Sutriadi S.pd, kepala sekolah SDN 1 Pataruman kota Banjar, menambahkan kalau kedatangan peserta didik kelas 6 tadi tidak harus bergerombol.

Mereka sudah diwanti-wanti agar datang bergantian dan kalau sudah selesai harus cepat pulang agar tidak terjadi penumpukan peserta didik.

“Melalui group mereka di WA dan diwanti-wanti  jangan datang bergerombol agar tidak terjadi penumpukan, nantinya kami disalahkan karena dianggap tidak ikut mendukung imbauan pemerintah tentang pemutus rantai virus Covid 19,” kata Deni.

Karena itu, lanjut Deni, pengumpulan tugas pun dilakukan dengan bergantian, maksimal 10 orang. “Disiasati setiap pengumpulan tugas maksimal 10 orang dulu. Apabila yang pertama sudah selesai dan langsung disuruh pulang, maka 10 orang lainnya datang sebagai pengganti peserta yang pertama tadi,” terangnya.

Penilaian Ujian Sekolah SD di Kota Banjar

Deni menambahkan nilai untuk kelas 6 sudah jadi dan sedang dikumpulkan, seiring dengan imbauan dari Disdikbud Kota Banjar tentang belajar di rumah dan US (Ujian Sekolah) bagi kelas 6 yang ditiadakan, imbas dari Covid 19 ini.

“Sesuai imbauan dan kebijakan untuk US kelas 6 tidak ada, namun penilaian kelulusan  bisa diambil dari beberapa kriteria yang diantaranya dari nilai kelas 4 2 semester, dari kelas 5 2 semester dan kelas 6 1 semester, lalu ditambahkan daring. Daring contohnya mengirim video ataupun foto kegiatan pembelajaran dan penugasan itu sudah jadi nilai kelulusan,” katanya.

Untuk nilai sekolah atau rapot kelas 6, ada 4 pilihan yang diambil yaitu, portofolio, penugasan, daring atau luring serta assessment yang lainnya.

“Nilai diambil dari tugas sehari-hari yang ditugaskan oleh gurunya, dengan kriteria kalau anak yang mengerjakan tugas sesuai dengan yang diharuskan oleh gurunya, maka jumlah nilai akan lebih dari rata-rata KKM bahkan bisa lebih,” kata dia.

Sebaliknya, kata Deni, jika anak itu mengerjakan seadanya atau mengerjakan tugasnya asal-asalan maka cukup dengan nilai KKM.

“Makanya kepada seluruh peserta didik kelas 6 diharapkan tugasnya dikerjakan sebaik mungkin agar feedback nilainya juga akan baik pula,” tegasnya.

Deni menambahkan penilaian kelas 6 SDN 1 Pataruman untuk saat ini baru 90 persen. Selain itu penilaian juga baru sampai during. “Kalau luring untuk di SDN 1 Pataruman belum nyampe karena tersendat oleh faktor jaringan,” tandasnya. (HND/R7/HR-Online)