Jumat, Mei 20, 2022
BerandaBerita TerbaruBumi dan Mars Akan Bertemu pada 2031, Begini Prediksi NASA

Bumi dan Mars Akan Bertemu pada 2031, Begini Prediksi NASA

Bumi dan Mars akan bertemu di tahun 2031. Kabar tersebut disampaikan berdasarkan prediksi NASA beberapa waktu lalu. Hal ini sejalan dengan rencana yang telah disusun oleh NASA.

Dikutip dari Nation Editions, Badan antariksa NASA saat ini tengah menyiapkan Rover Mars yang baru, Perseverance.

Di tahun 2021 mendatang, robot ini telah direncanakan sampai ke planet Mars dan memulai misi yang akan dijalankan di planet Merah itu.

Robot penjelajah baru yang akan dikirim ke Mars ini nantinya akan mengumpulkan berbagai macam material planet Merah. Misalnya akan dikumpulkannya bebatuan yang ada di sana dan menerbangkannya untuk kembali ke Bumi.

Penjelasan Nasa Mengenai Proses Bumi dan Mars Akan Bertemu

Berbagai macam batuan yang berhasil dikumpulkan oleh Rover Mars tersebut akan menjadi sample. Dimana batu yang sudah diterbangkan ke Bumi selanjutnya akan dipelajari oleh para ilmuwan.

Seperti dikutip dari laman Space, melaporkan bahwa sesudah Mars Rovers mendarat di planet Merah tahun depan, tepatnya pada 18 Februari 2021, NASA dan juga ESA Badan Antariksa Eropa akan bertanggung jawab terhadap pesawat luar angkasa lainnya.

Dimana pesawat tersebut juga membantu proses pengumpulan batuan dari planet Mars. Meskipun ini bukanlah tugas yang bisa dianggap sederhana, akan tetapi pihaknya sudah membuat hal tersebut menjadi sesederhana mungkin.

Dengan demikian, rencana Bumi dan Mars akan bertemu bisa terwujud di tahun 2031 yang akan datang seperti prediksi NASA.

Di planet Merah, nanti Mars Rover akan melakukan eksplorasi. Seluruh tampilan item dan juga gambar yang bisa didapat dari planet Mars akan dikumpulkan oleh perangkat.

Material planet Merah tersebut akan mengisi 30 sampel geologi yang akan dikirimkan ke Bumi. Nantinya akan dilakukan penelitian mengenai sampel tersebut.

Dua Pesawat Baru Buatan NASA dan ESA

Karena di tahun 2021 Mars Rover baru akan mendarat di planet Merah, maka dari itu NASA dan ESA akan membangun dua pesawat ruang angkasa lain yang nantinya diterbangkan pada 2026 ke luar angkasa.

Pesawat pertama yang dibuat oleh NASA dan ESA akan langsung dikirim ke planet Mars di tahun 2028. Sementara untuk pesawat antariksa yang kedua bertugas untuk menunggu di luar atmosfer Mars.

Untuk memperlancar misi Bumi dan Mars akan bertemu di tahun 2031 tersebut, maka pesawat pertama akan terbang di planet Mars.

Kemudian mengirim berbagai macam batuan yang sudah terkumpul ke pesawat ruang angkasa kedua yang telah menunggu di luar atmosfer Mars.

Jika proses transfer sudah selesai dilakukan, maka di tahun 2031 nanti pesawat ruang angkasa kedua kembali ke planet Bumi. Pesawat akan kembali dengan membawa sampel yang telah dikumpulkan dari planet Merah tersebut.

Menunggu Persetujuan

Sekali lagi perlu ditekankan bahwa kampanye yang telah disebutkan tadi merupakan sebuah konsep yang saat ini sedang digagas oleh NASA.

Walaupun di tahun 2020 ini permintaan anggaran Federal telah mengalokasikan uang untuk NASA dalam mengembangkan MSR atau Mars Sample Return, namun proyek Bumi dan Mars akan bertemu ini secara resmi belum mendapatkan persetujuan.

Sampai saat ini belum diketahui berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan. Kedua badan antariksa tersebut juga tidak menginformasikan berapa besaran biaya yang akan dikeluarkan untuk menyelesaikan misi ini.

Tetapi jika kita dilansir dari laman Daily Mail UK, dijelaskan bahwa operasi tersebut akan menghabiskan biaya sampai miliaran dolar untuk masing-masing agensi.

Meski misi Bumi dan Mars akan bertemu yang direncanakan oleh kedua badan antariksa NASA dan ESA tersebut masih berupa konsep, namun tanggal pendaratan yang ditargetkan yaitu pada tahun 2031.

Mars dan Bumi akan sejajar dan ini bisa menguntungkan untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa antarplanet setiap 26 bulan sekali.

Jadi bila kedua pesawat yang akan diluncurkan tersebut tidak siap di tahun 2026, maka kesempatan berikutnya bisa dilakukan pada 2028 dengan sampel yang akan kembali ke Bumi pada tahun 2033.

NASA dan ESA berpendapat bahwa rencana tersebut merupakan sebuah keharusan yang perlu dikerjakan dengan kerja keras.

Jika misi ini sukses, maka hari ini bisa menjadi pertama kalinya Bumi dan Mars akan bertemu serta melakukan percobaan langsung kepada bebatuan Mars. (R10/HR-Online)

- Advertisment -