Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jabar Diimbau Jujur Saat Berobat

Warga Jabar
Ilustrasi. Foto: Net/Ist

Berita Jabar, (harapanrakyat.com),- Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jabar terus melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Hal itu bukan hanya tugas pemerintah semata, namun dukungan dari semua warga Jabar sangat diperlukan.

Apalagi penyebaran virus yang ditemukan di Wuhan, China itu di Jawa Barat menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini karena virus ini pola penyebarannya tidak bisa diketahui dari siapa yang menjadi penyebarnya.

Seperti halnya peristiwa yang terjadi terhadap 51 orang petugas serta tenaga kesehatan RSUD Kota Bogor berdasarkan hasil rapid tes menunjukkan reaktif rapid. Ke-51 orang tersebut kini tengah menjalani isolasi mandiri di salah satu hotel di Bogor sambil menunggu hasil tes swabnya.

Diketahui, 51 orang tersebut adalah petugas yang berinteraksi langsung dengan pasien positif covid-19 dan bekerja di layanan farmasi, rawat jalan serta petugas kebersihan.

Kepala Dinkes Provinsi Jabar, Berli Hamdani, menjelaskan, pengawasan terhadap kasus covid-19 adalah satu upaya yang sangat penting dalam rangka memutus mata rantai penyebarannya di Jawa Barat.

Sementara untuk pemantauan kasus, kata Berli, pihaknya menggunakan sejumlah metode, seperti pengamatan manual peningkatan kasus serta penyebarannya, kajian epidemiologis untuk memprediksi waktu puncak penyebaran serta mengetahui jumlah kasus serta penyebaran saat mencapai puncak.

“Kami harap peristiwa yang menimpa para petugas kesehatan di RSUD Bogor tidak terulang lagi. Maka dari itu warga Jabar yang berobat harus jujur saat berobat di layanan kesehatan, termasuk juga menyampaikan riwayat perjalanan serta jujur pernah kontak atau tidak dengan orang yang positif corona,” katanya.

Layanan Kesehatan Terapkan Kewaspadaan Universal

Berli Hamdani meminta agar di semua tingkat layanan kesehatan supaya menerapkan kewaspadaan universal, dengan mematuhi protokol keamanan dan kesehatan serta keselamatan kerja (K3).

Selain itu, ia juga meminta agar para petugas selalu waspada terhadap berbagai hal yang berpotensi dari penyebaran corona dari sumber-sumber yang tidak bisa diduga.

Dalam percepatan penanggulangan covid-19, kata Berli, berbagai metode dan upaya komunikasi terus dilakukan.

“Saat ini masih bersifat imbauan. Namun yang paling penting adalah warga Jabar harus jujur saat menyampaikan informasi soal covid-19,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

Loading...