Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita TerbaruDesain Interior Eco Living Kian Digandrungi Masyarakat Modern

Desain Interior Eco Living Kian Digandrungi Masyarakat Modern

Desain interior eco living saat ini memang sedang menjadi tren baru di dunia. Gaya hidup eco living seperti ini sudah menjadi kebutuhan. Sebab diyakini bisa meningkatkan kualitas hidup.

Terutama untuk masyarakat urban. Eco living merupakan pilihan utama aktualisasi kepedulian terhadap lingkungan yang berkelanjutan.

Dengan menerapkan desain interior yang ramah lingkungan, maka bisa mencegah paparan polusi yang kian meningkat.

Baca juga: Desain Interior Rumah Mungil Cantik, dari Gaya Vintage Hingga Pedesaan

Mendesain interior rumah dengan mengusung konsep eco living akan menciptakan hunian yang nyaman. Namun terkadang, sebagian orang beranggapan untuk menciptakan interior eco living membutuhkan banyak biaya. Padahal tidak selamanya demikian.

Tips Desain Interior Eco Living Hemat Budget

Eco living bisa diwujudkan lewat desain yang mengutamakan keseimbangan alam dan juga lingkungan sekitar. Arsitektur yang merujuk pada konsep eco living sendiri adalah desain yang telah diatur sedemikian rupa.

Dengan demikian, hunian anda akan mendapatkan cahaya dan sirkulasi udara yang dapat masuk dengan leluasa. Kesehatan penghuni rumah juga akan lebih terjaga

Selain itu, bisa juga dilakukan dengan meminimalisasi penggunaan alat-alat elektronik yang mempunyai kandungan kimia berbahaya untuk manusia dan lingkungan.

Ada banyak tips yang bisa anda ikuti untuk menerapkan desain interior eco living tanpa perlu mengeluarkan budget yang begitu besar.

Anda bisa membuat material bangunan dan juga interior yang dibuat dari bahan yang aman untuk manusia dan juga lingkungan sekitar.

Memilih Produk Rendah VOC

Volatile Organic Compounds atau VOC adalah material yang terbuat dari bahan yang tidak aman untuk kesehatan. Bahan yang mengandung VOC seringkali terdapat pada karpet, cat rumah, tirai, dan lain sebagainya.

Anggaran paling besar yang harus dialokasikan adalah ketika anda membeli material atau barang-barang yang di dalamnya tidak mengandung VOC. Berikan kesan alami dan juga eco friendly.

Baca juga: Desain Ruang Tamu Cozy pada Rumah Minimalis

Untuk bagian flooring padadesain interior eco living, anda bisa memilih bahan batuan seperti marbel yang bisa menghadirkan sensasi alami dan eco friendly. Marbel mudah dibersihkan dan bahannya bisa bertahan selama bertahun-tahun.

Memilih Furniture Berbahan Kayu

Suasana rumah yang eco friendly bisa diciptakan dengan memanfaatkan furniture yang berbahan alami. Salah satunya adalah furniture berbahan kayu.

Mengapa memilih kayu? Sebab kayu dinilai bisa menciptakan lingkungan rumah yang sehat seperti yang anda harapkan.

Dengan menggunakan furniture berbahan kayu, maka kesan alami akan muncul pada ruangan di dalam rumah anda.

Memanfaatkan Perabotan Hasil Daur Ulang

Produk daur ulang bukan hanya bisa membantu anda untuk menghemat budget, akan tetapi juga bisa membantu mengurangi limbah. Perabotan ini cocok sekali bila anda terapkan untuk menciptakan desain interior eco living.

Berbagai macam perabotan hasil daur ulang harganya tentu jauh lebih murah jika dibandingkan dengan perabotan baru buatan dari pabrik. Disamping itu, kualitas perabotan daur ulang juga bagus sehingga tak kalah dengan perabotan lainnya.

Penggunaan Jendela Lebar untuk Mempermudah Masuknya Sinar Matahari

Penggunaan jendela yang lebar sangat tepat diterapkan pada rumah yang mengusung konsep eco living. Sebab, desain rumah seperti ini meminimalisir penggunaan lampu dan memaksimalkan pencahayaan dari sinar matahari.

Anda bisa membeli jendela biasa dengan ukuran yang besar dilengkapi dengan tirai. Fungsi tirai bisa menghalau sinar matahari bila suhunya sudah terlalu panas.

Energy-efficient Lighting

Selain berbagai macam benda diatas, untuk menciptakan desain interior eco living, maka anda bisa menggunakan lampu dengan karakteristik energy-saving LED.

Baca juga: Desain Interior American Classic Style, Gaya Hunian Lebih Mewah

Jenis lampu seperti ini bisa memberikan fungsi penerangan yang tidak terlalu panas. Dengan demikian, tidak berpotensi menyebabkan karbondioksida di dalam ruangan rumah anda.

Tanaman di Dalam Rumah

Ketika anda menerapkan konsep eco living, maka anda disarankan untuk membuat kondisi ruangan yang ada di dalam rumah anda dipenuhi dengan udara yang sejuk.

Disamping bisa memanfaatkan penggunaan jendela yang lebar, anda dianjurkan untuk meletakkan berbagai tanaman di dalam rumah. Dengan adanya tanaman ini, maka akan membantu untuk menghilangkan semua kandungan negatif.

Sebut saja karbondioksida yang berasal dari lampu atau senyawa organik volatil sebagai kandungan kimia dari cat dinding.

Saat anda menerapkan desain interior eco living seperti yang sudah disebutkan tadi, maka anda bukan hanya membantu upaya kesadaran masalah global warming yang sekarang terjadi, tetapi anda juga bisa menciptakan rumah yang nyaman dan ramah lingkungan. (R10/HR-Online)