Fakta Teleskop Hubble Lengkap dengan Prestasi yang Ditorehkan

Fakta Teleskop Hubble
Teleskop Hubble. Foto: Ist/Net

Fakta teleskop Hubble banyak memberikan manfaat seperti mengajarkan dan menginspirasi seluruh manusia dari semua informasi yang diberikan.

Teleskop Hubble merupakan salah satu teleskop yang tercanggih di seluruh dunia. Teleskop ini bertugas untuk memberikan informasi ke Bumi mengenai apa yang terjadi di luar angkasa.

Hampir keseluruhan dari objek dan peristiwa yang ada di luar angkasa akan terpantau dari Bumi. Teleskop ini juga merupakan teleskop pertama yang diluncurkan ke luar angkasa.

Fakta Teleskop Hubble yang Belum Banyak Diketahui Umum

Orbit dengan ketinggian pada rata-rata 307 mil laut (569 km atau 353 mil) dan condong 28,5 derajat pada garis khatulistiwa.

Untuk menyelesaikan orbit, teleskop Hubble memerlukan waktu 97 menit pada kecepatan 17.000 mph atau sekitar 28.000 km/jam. Untuk mengetahui fakta lainnya, simak ulasan berikut.

Ukuran Teleskop

Teleskop Hubble memiliki ukuran panjang 43,5 kaki atau sekitar 13,2 meter. Teleskop ini memiliki berat 24.500 lbs (11,110 kilogram) dan diameter maksimal 14 kaki atau setara dengan 4,2 meter.

Usia Teleskop 30 Tahun

Fakta teleskop Hubble perihal usia, diketahui teleskop ini diluncurkan 24 April 1990 dan aktif dalam orbit 25 April 1990. Dengan begitu, usia teleskop kini sudah 30 tahun.

Setelah berada di orbit selama satu bulan, teleskop sukses mengambil gambar klaser bintang NGC 3532, tepatnya pada 20 Mei 1990.

Dari Hubble Dapat Dilihat Masa Lalu Alam Semesta

Kemampuan teleskop Hubble untuk melihat galaksi terjauh pada alam semesta sangat baik. Dengan begitu, diharapkan para ilmuwan bisa memperkirakan apa yang terjadi dengan alam semesta miliaran tahun yang lalu.

Para ilmuwan percaya jika Hubble bisa melihat lebih jauh di masa lalu sehingga bisa memperkirakan apa yang terjadi dengan alam semesta puluhan juta tahun lalu.

Dalam hal ini, Hubble berhasil menangkap sebuah gambar kosmos di dalam galaksi dan diberi nama Abell S1063. Para ilmuwan memperkirakan jarak gugusan ini sekitar empat miliar tahun cahaya dari Bumi ini.

Dengan jarak yang sedemikian, berarti bisa ditempuh sepanjang empat miliar tahun dan dengan kecepatan cahaya 300 ribu km per detik. Ini adalah salah satu fakta teleskop Hubble yang bisa diketahui.

Hal ini menunjukan bahwa teleskop Hubble bisa melihat dari jarak empat miliar tahun cahaya. Dimana hal tersebut sekaligus memperlihatkan jika Hubble telah melihat masa lalu dari alam semesta.

Sejarah Nama Hubble

Dapat dilihat dari laman Hubble Site, nama Hubble sendiri diambil dari nama ilmuwan antariksa (Edwin Powell Hubble). Ia adalah seorang yang telah mengabdikan diri untuk sains, terutama astronomi.

Hubble sendiri berasal dari Amerika Serikat. Karya terbesarnya adalah hukum Hubble yang isinya mengenai hukum astronomi yang berisi jika pergeseran merah dari cahaya yang akan datang tentu akan sebanding dengan jaraknya.

Teleskop Hubble Pernah Mati 3 Pekan

Fakta teleskop Hubble selanjutnya, pada 5 sampai 26 Oktober 2018 teleskop ini di-shut down karena mengalami kerusakan. Hal ini seperti yang dilansir di laman NASA.

Setelah diperbaiki selama 3 minggu, teleskop ini bisa dioperasikan kembali pada tanggal 26 Oktober 2018. Kerusakan terjadi pada salah satu sensor di lensa gyro.

Hubble Diharapkan Berusia Masih Panjang

Teleskop Hubble masih bisa dioperasikan dalam jangka waktu panjang sesuai dengan yang dilansir oleh para ilmuwan dan pihak ahli astronomi.

Setidaknya Hubble masih bisa terus beroperasi sampai tahun 2020 mendatang tanpa ada masalah yang muncul. Namun harus tetap waspada jika sewaktu-waktu Hubble terkena masalah radiasi. Hal ini akan merusak Hubble yang bersifat permanen.

Prestasi Teleskop Hubble

Fakta teleskop Hubble selanjutnya berkaitan dengan prestasi yang pernah ditorehkan. Adapun beberapa prestasi Hubble diantaranya yaitu telah menunjukan prototas dengan proplyd berupa kepingan yang membungkus tempat planet yang akan terbentuk.

Pada peristiwa supernova, Hubble berhasil mengambil gambar pada awan gas yang meledak di angkasa. Lalu berhasil juga menunjukkan sampai ke pusat titik galaksi yang paling aktif.

Tak hanya itu, Hubble telah menemukan bidang di dalam galaksi dari kejauhan yang sama sekali belum terlihat pada sebelumnya.

Pada kerusakan planet Jupiter akibat benturan komet Shoemaker Levy 9 pun, semuanya dapat terekam teleskop Hubble.

Sejak diluncurkan, Hubble terus memberi informasi yang belum pernah ada sebelumnya tentang alam semesta. Fakta teleskop Hubble yang bisa diketahui sejauh ini dengan memberikan hasil yang menakjubkan. (R10/HR-Online)