Gejala Awal Virus Corona, Dari Flu Sampai Diare

Gejala Awal Virus Corona
Ilustrasi gejala awal virus Corona. Foto: HR-Online

Gejala awal virus Corona diungkap para peneliti. Selain gejala mirip flu, diare juga disinyalir sebagai salah satu gejala orang terjangkit Covid-19.

Berdasarkan fakta yang didapat di rumah sakit Hubei, China, diketahui sebanyak 48,5 persen dari 204 pasien mengaku mengalami diare, muntah sampai nyeri perut.

Sementara 7 persen lainnya mengaku sama sekali tidak merasakan ada masalah pada saluran pernapasannya. Padahal selama ini, masalah pernapasan adalah gejala yang paling banyak ditemui pada penderita Covid-19.

Sebuah penelitian yang laporannya dimuat dalam American Journal of Gastroenterologi, menjelaskan, adanya ganggugan pencernaan pada pasien penderita Covid-19.

Mereka biasanya tidak langsung mencari obat untuk masalah pencernaannya, mereka akan menunggu selama dua hari untuk mencari obat guna mengobati keluhan mereka. Hal ini berbeda dengan mereka yang sama sekali tidak memiliki gejala dalam pencernaan.

Gejala Awal Virus Corona

Diare ataupun masalah pencernaah lainnya yang diderita pengidap Covid-19 jadi cara baru bagi dokter untuk mendeteksi adanya virus Corona pada pasien.

Seperti dilansir dalam New York Post, Rabu (1/4/2020), diare jadi diagnosis awal bagi para dokter untuk memutuskan isolasi bagi pasien-pasiennya. Ini dapat mencegah penyebaran wabah virus Corona. Sehingga dokter tak perlu lagi menunggu sampai pasien mengalami masalah pencernaan.

Gejala Terjangkit Virus Corona Menurut WHO

Sementara itu WHO menyebutkan, pasien yang terjangkit virus Corona ditandai dengan gejaka batuk dan sesak napas. Pada beberapa kasus pasien juga kesulitan bernapas.

Selanjutnya pada kasus-kasus parah, gejala awal virus Corona akibat infeksi virus Corona menyebabkan pneumonia pada pasien, gagal ginjal, gangguan pernapasan akut, sampai kematian.

Dalam Business Insider disebutkan, sebagian besar kasus Corona bisa disebut ringan. Namun sebanyak 20 persennya kondisi pasien makin parah lantaran penyakit bawaannya.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 140 pasien di RS Zhongnan, Universitas Wuhan, ada gejala khas pada penderita Covid-19.

Penelitian tersebut menyebutkan, 99 persen pasien menderita demam tinggi, sementara setengahnya ada yang mengalami batuk kering atau berdahak kental. Ada juga yang merasakan nyeri otot dan sulit bernapas.

Gejala virus Corona dari Hari ke Hari

Gejala awal virus Corona bisa dilihat dari perkembangannya mulai hari pertama gejala infeksi muncul. Hari pertama, pasien akan menderita demam, terkadang pasien mengalami kelelahan, nyeri otot, sampai batuk kering.

Gejala ini awalnya bisa dimulai dengan gangguan pencernaan mulai dari diare sampai merasa mual selama satu atau dua hari sebelum demam dan nyeri otot muncul.

Hari kelima, pasien mulai kesulitan bernafas. Apalagi jika pasien berusia lanjut atau punya riwayat penyakit lain yang diidap sebelumnya.

Pada hari kedelapan, kondisi pasien mulai parah. Sebanyak 15 persen pasien penderita Covid-19 menderita sindrom gangguan pernapasan akut.

Hari kedelapan, paru-paru biasanya telah dipenuhi oleh cairan. Akibatnya seringkali fatal, bahkan sampai mengakibatkan kematian.

Hari kesepuluh, pasien memburuk, dia akan dibawa ke ICU. Gejala yang mereka derita adalah gangguan pada bagian perut dan hilangnya nafsu makan. Dua persen pasien pada fase ini meninggal dunia.

Pada hari ketujuhbelas setelah apsien dirawat selama 2,5 minggu, biasanya kondisinya membaik dan sembuh, tentunya bisa ke luar dari rumah sakit.

Orang Tanpa Gejala

Selain gejala awal virus Corona yang bisa dideteksi, ada juga yang terinfeksi Corona, namun ada juga orang yang tidak menunjukkan gejala sama sekali. Karena tanpa gejala, akibatnya sangat fatal, karena pada periode ini pasien bisa saja menularkan virus Corona di tubuhnya pada orang lain tanpa disadarinya.

Hal ini seperti dikeumukakan oleh Lauren Ancel Meyers, seorang ahli epidemiologi dari University of Texas.

Lauren menyebut ada pasien yang terinfeksi virus Corona, namun selama lima hari atau lebih pasien sama sekali tidak menunjukkan gejala sakit. Ini membuat orang dengan virus Corona menularkan virusnya pada awal dia terinfeksi.

Baca Juga: Gejala Baru Terinfeksi COVID-19 yang Wajib Diwaspadai!

Saat Gejala Virus Corona Dirasakan oleh Pasien, Ini yang Harus Dilakukan

Kementerian Kesehatan merilis protokol kesehatan bagi orang yang merasakan gejala awal virus Corona.

Jika seseorang merasa tidak sehat dengan gejala demam mencapai 38 derajat celcius, disertai dengan batuk pilek, maka istirahatlan di rumah.

Apabila ada keluhan lain seperti sulit bernafas, ditandai dengan merasa sesak atau napas cepat, maka segeralah berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan lupa kenakan masker.

Jika bersin-bersin, hendaklah tutup mulut dan hidung dengan menggunakan siku lengan. Jika menutupnya dengan tisu, jangan membuangnya sembarangan, tapi bungkus dengan plastic baru dibuang. Jangan lupa terus cuci tangan.

Selanjutnya, hindari penggunaan transportasi massal dan jaga kondisi tubuh dengan makanan bergizi dan istirahat cukup. Ingat kunci menghalau virus Corona adalah imunitas atau kekebalan tubuh.

Itulah gejala awal virus Corona yang harus Anda waspadai. Tetap jaga kesehatan dan lakukan perilaku hidup bersih dan sehat. (Ndu/R7/HR-Online)

Loading...