Imbas Corona, Harga Burung Love Bird di Ciamis Merosot Tajam

Harga Burung Love Bird di Ciamis Merosot Tajam
Arief (memakai topi), penjual burung love bird yang biasa mangkal di depan pasar subuh Ciamis. Foto : Fahmi Albartiansyah/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kekhawatiran masyarakat akan wabah virus Corona sangat berimbas pada para penjual burung love bird di Ciamis. Sehingga tidak sedikit penjual burung yang paling digemari masyarakat Indonesia ini mengeluh.

Mereka mengeluh karena harga burung love bird di pasaran terus merosot tajam. Hal itu tidak sebanding dengan harga pakan yang terus melambung tinggi, sejak merebaknya wabah Corona. 

“Dengan adanya dampak Covid-19 ini, saya sebagai penghoby sekaligus penjual merasakan kondisi yang sangat luar biasa. Harga pakan tidak sebanding dengan harga burung yang terus turun,” terang Iyang Galuh (25), salah satu penjual penjual burung love bird di depan pasar subuh Ciamis, Minggu (05/04/2020). 

Arief panggilan akrab Iyang Galuh menuturkan, di pasaran, love bird dijual beragam. Saat ini dirinya menjual burung love bird dengan kualitas prospek baby dengan harga Rp 60 ribu sampai Rp 150 ribu.

Menurutnya, murah atau mahalnya harga burung tersebut tergantung warnanya. “Tapi untuk prospek harganya terbilang murah,” tuturnya.

Arief mengungkapkan, akibat adanya wabah Covid-19 membuat para pecinta burung di Kabupaten Ciamis tidak bisa menyalurkan hobinya.

“Memang banyak dikeluhkan oleh semua pecinta burung pada kondisi saat ini, terutama tidak adanya gelaran kontes burung di manapun,” ucapnya. 

Padahal, lanjutnya, burung tersebut berharga mahal apabila saat kontes terlihat bagus. Terlebih jika burung itu sampai juara, tentu harganya akan mahal.

“Burung kualitas lomba jelas memiliki nilai yang lebih istimewa, dibanding lovebird lainnya. Bisa dimaklumi, untuk mencapai predikat love bird kualitas lomba, prosesnya cukup panjang,” jelasnya.

Dirinya berharap, semoga wabah Covid-19 ini bisa cepat tuntas. “Sehingga, masyarakat bisa beraktivitas kembali dan roda perekonomian kembali membaik,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online)