Jumlah ODP di 7 Desa di Langkaplancar Pangandaran Mencapai 60 Orang

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di 7 desa di wilayah Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, mencapai 60 orang. Foto: Istimewa.
Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di 7 desa di wilayah Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, mencapai 60 orang. Foto: Istimewa.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di 7 desa di wilayah Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mencapai 60 orang, dan Desa Cimanggu merupakan desa dengan jumlah ODP terbanyak.

Camat Langkaplancar, Deni Ramdani, mengatakan, sampai hari Kamis, 2 April 2020, jumlah ODP di 7 desa di Kecamatan Langkaplancar mencapai 60 orang. Jumlah itu mungkin saja bertambah jika digabung dengan 8 desa lainnya yang ada di Langkaplancar. Namun, data dari 8 desa lagi laporannya belum masuk.

“Dari 15 desa yang ada di Langkaplancar, baru 7 desa yang laporannya sudah masuk. Sementara 8 desa lainnya belum ada laporan,” kata Deni, kepada HR Online, Kamis (02/04/2020).

Ia menyebutkan, Desa Cimanggu merupakan desa dengan jumlah ODP terbanyak di Kecamatan Langkaplancar, yaitu 15 orang, disusul Desa Langkaplancar 13 orang, Bangunjaya 9 orang, Desa Pangkalan 9 orang, Mekarwangi 7 orang, Bojongkondang 4 orang, dan Desa Jayasari 3 orang.

“Sebelumnya jumlah ODP tercatat 69 orang, namun 9 orang diantaranya sudah selesai masa pemantaua dan dinyatakan sehat,” paparnya.

Pihaknya pun mengingatkan agar orang yang masih dalam pemantauan mentaati aturan pemerintah dengan diam di rumah hingga selesai masa pematauan selama 14 hari, jaga jarak dengan keluarga, serta tetap menjaga pola hidup sehat.

Sedangkan, bagi warga yang baru datang dari luar kota atau dari luar negeri, diharapkan segera melapor kepada pemerintah desa setempat atau ke Puskesmas agar tenaga medis dapat memantau. “Hal ini supaya penyebaran virus corona dapat diminimalisir,” tandas Deni. (Cenk/R3/HR-Online)

Loading...