Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisLindungi Diri dari Corona Saat Keluar Rumah, Warga Ciamis Wajib Pakai Masker

Lindungi Diri dari Corona Saat Keluar Rumah, Warga Ciamis Wajib Pakai Masker

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sesuai anjuran WHO (Badan Kesehatan Dunia) dan surat edaran Kementerian Kesehatan, warga Ciamis wajib pakai masker saat keluar rumah. Hal itu disampaikan oleh dr Bayu Yudiawan, juru bicara Covid-19 Center Ciamis, Senin (6/4/2020).

“Imbauan kepada seluruh warga Tatar Galuh Ciamis sesuai edaran dan imbauan dari Pusat dan Kemenkes, bahwa sesuai anjuran dari WHO seluruh masyarakat diwajibkan untuk selalu memakai masker ketika keluar dari rumah,” katanya.

Masker yang bisa digunakan untuk warga adalah masker kain. Sementara untuk tenaga kesehatan harus memakai masker bedah.

“Masker yang dianjurkan untuk tenaga kesehatan yang berkaitan dengan penanggulanangan pasien diharapkan menggunakan Surgical Mask atau masker bedah warna hijau,” terang dr Bayu.

Khusus untuk tenaga kesehatan yang menangani langsung pasien terkonfirmasi Covid-19, maka masker yang harus dipakai adalah masker N95.

“Untuk tenaga kesehatan yang langsung melakukan tindakan khusus terhadap pasien confirm Covid-19 seperti nebulize tindakan, apalagi yang menimbulkan aerosol dalam proses nebulizer dan tindakan-tindakan lainnya memakai masker N95,” terangnya.

Proses nebulizer yang dimaksud oleh dr Bayu adalah tindakan meredakan asma yang melibatkan uap untuk dihirup. Posesnya sendiri adalah mengubah obat menjadi uap yang bisa dihirup oleh pasien.

“Begitupun dengan masyarakat, diharapkan masyarakat memakai masker, kain juga boleh, direkomendasikan 3 lapis,” katanya.

Dia menambahkan, bagi masyarakat yang memiliki masker lebih, maka bisa menyalurkannya kepada warga lainnya yang membutuhkan masker.

“Untuk masyarakat yang memiliki masker lebih agar saling membantu masyarakat lainnya menggunakan masker,” tandasnya.

Sementara itu, data Covid-19 di Kabupaten Ciamis menunjukkan, saat ini Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Ciamis sebanyak 1.284 orang, dimana 264 diantaranya telah selesai melewati masa pemantauan, sisanya sebanyak 1.020 orang masih menjalani masa pemantauan.

Selanjutnya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Ciamis sebanyak 10 orang. Tiga orang diantaranya selesai masa pengawasan, sementara sisanya 6 orang masih dalam pengawasan dan perawatan. Selain itu, terdapat 1 orang PDP di Ciamis meninggal dunia, namun hasil rapid tes menunjukkan negatif Covid-19.

Satu orang pasien dinyatakan positif Covid-19, saat ini pasien dirawat di rumah sakit di luar Kabupaten Ciamis.

Selain ODP, PDP dan pasien positif Covid-19, ada juga 20.733 orang pemudik yang dalam pemantauan atau berstatus Migrasi Dalam Pemantauan. (Ndu/R7/HR-Online)