Longsor Hancurkan Rumah Warga di Saguling Ciamis

longsor di saguling ciamis
Longsor di Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis hancurkan satu rumah warga, Kamis (3/4/2020). Foto: Eli Suherli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Rumah milik Nanang, warga RT 07, RW 01, Dusun Leuwiliang, Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, hancur terkena longsor saat hujan deras turun pada Kamis, (3/4/2020) sore sekitar pukul 16.00 WIb. Alhasil dapur rumahnya tertutup material tanah karena longsor di Saguling Ciamis tersebut.

Menurut Ewoy, warga sekitar ketika ditemui HR Online, longsor tersebut sempat mengagetkan penghuni rumah dan juga warga sekitar. Pasalnya saat kejadian terdengar seperti suara pohon patah, namun saat dilihat ternyata tanah longsor.

Karena tergerus air hujan, tebing di belakang rumah Nanang longsor dan material tanah menghancurkan ruangan dapur, akibat kuatnya hantaman longsor tersebut.

“Karena kemarin hujan hingga malam belum berhenti, kami bersama warga lain terus berjaga-jaga hingga hujan reda, karena longsor yang menimpa rumah Nanang masih terus terjadi dengan skala kecil,” katanya.

Selang beberapa meter dari lokasi longsor pertama, lanjut Ewoy, longsor kembali terjadi dan menumbangkan pohon persih yang berada di sisi tebing serta mengancam rumah warga yang berada di sekitar longsoran.

“Masih di tempat yang sama, longsor kedua terjadi. Tebing setinggi tujuh meter dengan panjang hampir 30 meter tersebut tergerus derasnya air hujan hingga banyak pohon tumbang terbawa longsor, terlebih di bawah merupakan alur aliran sungai,” jelasnya.

Ewoy melanjutkan, kejadian longsor di Saguling Ciamis ini, dirinya dan warga lain langsung melaporkan ke aparat desa. Bahkan saat hujan reda banyak warga yang melakukan evakuasi seperti memangkas pohon agar tidak membahayakan padahal hujan masih terjadi.

“Di Dusun Leuwiliang tersebut memang lokasinya bisa dikategorikan rawan longsor karena banyak tebing-tebing, akan tetapi baru kali ini longsor terjadi, akibat hujan cukuo deras sekali alhasil air yang dihasilkan mengerus lapisan tanah hingga terjadi longsor,” tandasnya. (Es/R7/HR-Online)

Loading...