Manfaat Tanaman Liar Bagi Kesehatan

Manfaat Tanaman Liar
Berbagai tanaman liar yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal. Foto: Net/Ist

Manfaat tanaman liar yang ada di sekitar kita ternyata sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari. Manfaat tanaman yang dianggap pengganggu ini bisa digunakan untuk obat.

Bagi sebagian orang, tanaman liar yang ada di sekitar rumah justru mengganggu pemandangan. Padahal, jika digali kandungan dan manfaatnya justru bisa menjadi obat alami untuk kesehatan kita.

Meski bisa digunakan sebagai obat, sebelum lebih jauh Anda sebaiknya mengkonsultasikan takaran-takaran dan cara pengolahannya agar tidak menimbulkan efek negatif.

Manfaat Tanaman Liar

Beberapa jenis tanaman liar yang ada di sekitar kita ini merupakan sekian dari banyaknya jenis tumbuhan. Meski masih banyak, namun 5 jenis tanaman ini bisa yang biasa dijumpai.

1. Daun Pegagan

Daun yang biasa disebut kaki kuda atau antanan ini banyak tumbuh di area pesawahan, kebun, maupun di hutan. Meski liar, tapi jangan salah karena masyarakat Indonesia sejak dulu sudah memanfaatkannya.

Biasanya tanaman ini dijadikan obat kulit dan obat untuk melancarkan peredaran darah.

Selain itu, tanaman ini juga dianggap bermanfaat membantu meningkatkan daya ingat, menurunkan demam serta dijadikan sebagai zat anti peradangan.

2. Alang-alang

Tumbuhan alang-alang yang banyak tumbuh di mana-mana lantaran memiliki daya tahan tubuh yang kuat, terutama terhadap gangguan lingkungan maupun cuaca.

Tanaman ini biasanya sering dianggap pengganggu oleh para petani, karena pertumbuhannya yang sangat cepat.

Meski begitu, manfaat tanaman liar ini ternyata akarnya ini memiliki khasiat yang luar biasa. Akar dari alang-alang ini bisa digunakan untuk mengatasi penyakit darah tinggi, sakit kepala dan ginjal.

3. Meniran

Tanaman meniran bisa kita temukan tumbuh liar di area persawahan hampir semua bagian. Tanaman meniran ini berkhasiat sebagai obat.

Menurut banyak literatur yang mengatakan meniran dipercaya dapat menyembuhkan penyakit-penyakit dengan saluran empedu, serta berkhasiat menurunkan jumlah virus hepatitis b yang ditemukan di dalam darah.

Adapun cara penggunaannya, keringkan daun ini lalu direbus dan diminum sisa air rebusannya.

4. Krokot

Tanaman liar yang satu ini banyak tumbuh di lahan pertanian. Biasanya, saat musim jangkrik bisa dijadikan makanan hewan yang bersuara bising ini. Sementara itu, sebagian orang juga kerap merebusnya untuk dijadikan bahan campuran pecel.

Daun krokot memiliki khas berupa daun yang berwarna hijau dan batang berwarna kemerahan. Manfaat tanaman liar ini disinyalir dapat dijadikan obat herbal bagi penyembuhan beragam penyakit.

Penyakit yang bisa diobati dari daun ini seperti infeksi kulit, gangguan saluran pencernaan, kejang otot serta lainnya.

5. Rumput teki

Jenis taman yang biasa disebut suket teki ini sudah tidak aneh lagi bagi para petani. Sebab, rumput liar ini tumbuh begitu cepat meski sudah dibabat habis.

Karakter daun yang memanjang ini memiliki bunga serta umbi pada akarnya. Sementara itu, bagian dari rumput teki yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah bagian umbinya.

Manfaat tanaman liar ini di antaranya mengatasi gangguan saluran pencernaan, mengobati luka memar, menormalkan siklus menstruasi, menurunkan demam dan sebagai zat anti nyamuk. (Muhafid/R6/HR-Online)