Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarPeduli Tim Medis, CR-V Club Indonesia Priangan Timur Bantu APD ke Puskesmas...

Peduli Tim Medis, CR-V Club Indonesia Priangan Timur Bantu APD ke Puskesmas di Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebagai bentuk kepedulian terhadap tim medis dalam menangani wabah covid-19, CR-V Club Indonesia (CCI) Chapter Priangan Timur membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Puksesmas Langensari II Kota Banjar, Kamis (9/4/2020).

Bantuan APD berupa baju dan masker yang digalang secara swadaya oleh komunitas mobil ini diberikan langsung kepada Kepala Puskesmas Langensari II Hj. Yati Srimulyati.

CR-V Club Indoensia Korda Kota Banjar, Gunawan, mengatakan, bantuan APD yang diberikan tersebut merupakan hasil penggalangan dari komunitas se Priangan Timur yang kemudian didistribusikan ke daerah-daerah, termasuk di wilayah Kota Banjar.

“Kita tahu bahwa tim medis saat ini tengah berjuang dalam menangani virus corona dan mereka sangat membutuhkan APD. Maka dari itu, kita berinisiatif untuk mendukung mereka dengan ini,” kata Gunawan kepada HR Online.

Selain diberikan kepada Puksesmas Langensari II, kata Gunawan, pihaknya juga akan membagikan masker kepada masyarakat, hal itu seiring dengan anjuran pemerintah agar masyarakat memakainya pelindung diri saat beraktifitas.

“Nanti kita akan terus menggalang dana di komunitas untuk membantu masyarakat di berbagai daerah di wilayah Priangan Timur. Semoga kondisi seperti ini cepat berlalu agar aktifitas kita bisa normal kembali,” pungkasnya.

Kepala Puskesmas Langensari II Hj. Yati Srimulyati, mengaku sangat bergembira dengan adanya bantuan yang datang dari berbagai kalangan di masyarakat, termasuk CR-V Club Indonesia Chapter Priangan Timur.

Ia menyebut bahagia lantaran tim medis sangat kekurangan APD dalam menangani pasien. Bahkan, pihaknya sudah memesan tapi belum juga datang.

“Senang sekali ya, kalau pesan sekarang waktunya kan lama. Makanya dengan adanya ini kita sangat bersyukur dan berterima kasih. Kita langsung distribusikan ini ke petugas, dan ada yang disimpan untuk persiapan di IGD,” jelas Yati.

Untuk saat ini, kata Yati, penggunaan APD petugas seadanya dulu. Namun bila ada pasien, APD yang digunakan harus sesuai dengan SOP, yakni yang direkomendasikan WHO.

“APD itu kan sekali pakai, jadi ketika sudah digunakan langsung dibuang. Alhamdulillah kemarin bantuan dari Partai, ASN, Gereja dan sekarang dari komunitas,” imbuhnya.

Ia berharap, terutama untuk warga atau pasien yang baru datang dari luar kota agar benar-benar mematuhi anjuran pemerintah. Meski sampai saat ini di Langensari belum ada yang positif covid-19, namun kondisi seperti ini diharapkan cepat berlalu. (Muhafid/R6/HR-Online)