Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita CiamisPengamen Kawali Ciamis Tetap Ngamen di Tengah Wabah Corona

Pengamen Kawali Ciamis Tetap Ngamen di Tengah Wabah Corona

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Asep dan Dede, dua orang pengamen Kawali yang biasa mengamen di jalanan, tetap mengamen untuk memenuhi kebutuhan hidupnyaa.

Pengamen jalanan asal Banagara, Kabupaten Ciamis ini mengamen di wilayah Kecamatan Kawali. Meskipun saat ini darurat Corona, namun keduanya tetap mengamen karena tuntutan ekonomi.

Dede, salah seorang pengamen, mengatakan, menjadi seorang pengamen jalanan saat ini tidaklah mudah.

“Macam-macam orang yang ditemui, kadang lapar, panas tapi tetap dijalani agar bisa bertahan hidup, meski sekarang ramai Corona, tapi ya mau gimana lagi, harus bertahan hidup,” ungkapnya kepada HR Online, Rabu (1/4/2020).

Dede mengaku tahu adanya wabah virus Corona yang bisa saja mengancam kesehatan dirinya, namun tuntutan hidup membuatnya tetap mengamen.

“Bukannya tidak tahu akan adanya penyebaran wabah virus Corona, tapi banyaknya tuntutan untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka terpaksa tetap mengamen,” katanya.

Dia juga mengatakan, seringkali dirinya merasa cemas dan takut tertular Corona. “Ya, sekalipun darurat Corona, saya dan Asep tetap melakoninya, sebab, yang namanya kebutuhan hidup tidak bisa ditunda-tunda dalam situasi apapun, istilahnya dapur harus tetap ngebul,” kata Dede.

Sementara itu, Asep rekan Dede dalam mengamen juga mengungkapkan hal senada. Pengamen Kawali ini mengaku tidak bisa tinggal di rumah seperti anjuran pemerintah, karena dirinya harus memenuhi kebutuhan hidup.

“Apa yang kami lakukan dengan ngamen ini, bukannya tidak mengindahkan anjuran pemerintah agar tetap tinggal di rumah, namun desakan kebutuhan hidup yang memaksa kami tetap mengamen,” tandasnya.

Baca Juga: Breaking News! Warga Ciamis Positif Corona, Terpapar dari Pemudik Zona Merah

Sementara itu, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya sudah mengumumkan salah seorang warga Ciamis positif terpapar Corona.

“Saya Herdiat Sunarya, Bupati Ciamis, pada hari ini mengumumkanpada hari ini menginformasikan kepada seluruh warga tatar Galuh Ciamis, pada hari ini jam 8 pagi sudah ada yang positif Corona di Ciamis,” kata Herdiat Rabu (1/4/2020).

Menurut Herdiat, pasien terpapar dari anaknya yang mudik dari Jakarta. Anak pasien tersebut menjenguk ayahnya saat masih dirawat di rumah sakit.

Dilihat dari riwayatnya tersebut, Herdiat meminta para perantau tidak pulang kampung dulu, apalagi bila berasal dari zona merah. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keamanan keluarga.

“Para perantau sayangi keluarga kita, bapak ibu kita, anak-anak kita, sebaiknya tidak datang dulu ke Ciamis,” katanya. (Edji/R7/HR-Online)