Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita CiamisPerampok Bergolok Gasak Uang Puluhan Juta Rupiah dari Minimarket di Nagrak Ciamis

Perampok Bergolok Gasak Uang Puluhan Juta Rupiah dari Minimarket di Nagrak Ciamis

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Aksi perampokan terjadi di sebuah minimarket di Jalan Jenderal Sudirman (Nagrak), Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jum’at (03/04/2020). Uang puluhan juta rupiah pun berhasil digondol para perampok yang berjumlah lebh dari dua orang.

Pada saat  kejadian sekitra pukul 03.00 WIB, komploton perampok datang ke minimarket tersebut dan langsung menodongkan golok kepada pegawai yang tengah berjaga. Uang tunai sekitar Rp 20 juta dan dua slop rokok berhasil dibawa kabur oleh para pelaku.

Kasat. Reskrim Polres Ciamis, AKP. Risqi Akbar, saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, membenarkan adanya sebuah perampokan di salah satu minimarket di Ciamis. Pihaknya pun telah melakukan penyelidikan dengan menerjunkan Unit Identifikasi ke lokasi kejadian.

AKP. Risqi Akbar, menjelaskan, berdasarkan penuturan pegawai minimarket, sekitar pukul 02.30 WIB, saat itu dua pegawai tengah berjaga di tempat kasir. Lalu datang seorang pria bertopi dengan menggunakan sweater terlihat akan berbelanja. Namun, tak lama kemudian datang dua orang pria lain yang tak dikenal masuk ke dalam toko.

“Kedua pria tersebut mengacungkan golok ke pegawai minimarket. Pelaku perampokan itu meminta pegawai minimarket menunjukkan lokasi brankas sambil mengarahkan golok,” terangnya.

Karena takut, lanjut AKP. Risqi, pegawai pun menunjukkan brankas uang yang tersimpan di gudang belakang, kemudian pelaku meminta pegawai minimarket itu membuka brankas tersebut. Pelaku juga menyuruh pegawai minimarket memasukan uang tunai sekitar Rp 20 juta rupiah ke dalam tas pelaku.

Setelah berhasil mengantongi uang, para pelaku yang berjumlah tiga orang itu langsung kabur menggunakan mobil Avanza warna silver.

“Menurut pengakuan pegawai minimarket, para pelaku kabur ke arah Banjar. Mereka juga melihat ada satu orang di dalam mobil, dan ketika komplotan masuk langsung tancap gas. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya. (Fahmi/R3/HR-Online)