Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita BanjarPuluhan Rumah di Waringinsari Kota Banjar Terendam Banjir

Puluhan Rumah di Waringinsari Kota Banjar Terendam Banjir

Berita Banjar, (harapanrakyat.com).- Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Sabtu (04/04/2020) malam, menyebabkan puluhan rumah di lingkungan RT 001 W 001 Dusun Sukanagara, Desa Waringinsari, terendam banjir

Bahkan beberapa warga ada yang terpaksa mengungsi karena kondisi rumahnya tak bisa ditempati lantaran tergenangi air hingga setengah meter.

Salah seorang warga, Ika Setyowati, menuturkan, pada Sabtu sore itu hujan turun dengan deras sehingga saluran drainase tak kuat menampung banyaknya debit air.

Terlebih, kondisi saluran drainase juga menyempit, sehingga arus air terhambat hingga meluap menggenangi jalan dan masuk ke rumah-rumah warga.

“Tadi malam yang paling parah. Airnya sampai setinggi lutut, saya juga mengungsi ke rumah saudara,” kata Ika, kepada HR Online, Minggu (05/04/2020).

Karena air belum surut, kata Ika, aktivitas warga seperti bekerja dan rutinitas sehari-hari menjadi terganggu. Bahkan ada sebagian warga tidak bisa memasak karena dapur, kompor dan peralatan masak masih terendam banjir.

“Boro-boro kerja, mau masak aja susah, dapurnya penuh sama air. Kebanyakan (warga) lagi pada bersih-bersih,” katanya.

Warga lainnya, Illa, menambahkan, hampir 50 rumah tergenang air. Bahkan halaman rumah dan jalan masih terlihat seperti lautan.

Menurut Illa, luapan air tersebut sering terjadi setiap datangnya musim penghujan dan lantaran buruknya kontruksi drainase yang tak kuat menampung air.

“Memang airnya paling banyak mengarah ke wilayah Dusun Sukanagara, khususnya RT 001 yang paling parah. Kemungkinan drainasenya mampet,” ujarnya.

Illa berharap segera ada penanganan dari pihak-pihak terkait agar luapan air tidak terjadi lagi dan menghambat aktivitas warga.

“Harus segera dikoordinasikan dan diperbaiki. Lagian ini kan masih musim penghujan biar nggak banjir lagi,” harapnya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Desa Waringinsari, Jazuli, menyebutkan, wilayah tersebut merupakan kawasan langganan banjir saat datang musim penghujan.

Hal itu terjadi lantaran banyaknya luapan air yang harus ditampung, sementara saluran drainase hanya ada satu saluran pembuangan, sehingga perlu dibuatkan drainase tambahan.

“Sudah kami tinjau ke lapangan dan sudah dikoordinasikan agar dicarikan solusi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” singkatnya. (Muhlisin/R4/HR-Online)