Saat Pendemi Covid-19, Warga di Pangandaran Tetap Lakukan Tradisi Nyekar Jelang Ramadhan

Sehari menjelang bulan Ramadhan, warga di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tetap melakukan tradisi nyekar ke makam keluarganya di tengah pandemi Covid-19. Foto: Entang SR/HR.
Sehari menjelang bulan Ramadhan, warga di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tetap melakukan tradisi nyekar ke makam keluarganya di tengah pandemi Covid-19. Foto: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Sehari menjelang puasa Ramadhan, warga di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tetap melakukan tradisi nyekar ke makam keluarganya di tengah pandemi Covid-19.

Nyekar atau bersih-bersih dan berdo’a di makam keluarga sudah menjadi tradisi masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan pada saat Lebaran Idul Fitri.

Siti Julaeha, salah seorang warga Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, mengatakan, ia dan keluarganya tetap menyempatkan diri untuk datang ke makam orang tuanya, meskipun kondisi saat ini tengah pandemi virus corona.

“Ya, kami sekeluarga sengaja meluangkan waktu untuk ikut tradisi nyekar ke makam orang tua, dan kebiasaan ini dilakukan warga Ciganjeng menjelang puasa. Jadi, sehari menjelang puasa, tempat pemakaman umum ini penuh oleh warga yang melakukan nyekar untuk berdo’a dan bersih-bersih makam,” kata Siti Julaeha, saat ditemui HR Online di TPU Ciganjeng, Kamis (23/04/2020) pagi tadi.

Sementara itu, Enung, penjaga Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di Cibeureum, Kecamatan Padaherang, mengatakan bahwa TPU Cibeureum sudah dibersihkan sejak hari Minggu lalu.

“TPU di Cibeureum ini selalu bersih menjelang puasa hingga Lebaran nanti, karena kami sebagai pengurus makan selalu membersihkannya. Apalagi saat ini warga melakukan tradisi nyekar. Semoga saja apa yang kami lakukan ini ada manfaatnya untuk semua orang,” kata Enung. (Ntang/R3/HR-Online)