Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita BanjarTerinspirasi Film Joker, 4 Pelaku Aksi Vandalisme Diamankan Petugas Polres Banjar

Terinspirasi Film Joker, 4 Pelaku Aksi Vandalisme Diamankan Petugas Polres Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat,.com),- Jajaran Kepolisian Polres Kota Banjar, Jawa Barat, berhasil mengamankan empat orang pemuda pelaku aksi vandalisme berisikan ujaran kebencian di beberapa titik lokasi di wilayah Kota Banjar.

Dari keempat orang yang diamankan, tiga orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Masing-masing pelaku berinisial HS (21), AA (20), dan MA (20).

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana S.I.K, mengatakan, ketiga orang pelaku ditetapkan sebagai tersangka lantaran melakukan aktivitas upaya vandalisme di wilayah Kota Banjar.

Para pelaku melakukan aksi vandalisme yang berisi hasutan atau penghinaan terhadap pemerintah dan aparat keamanan. Salah satunya coretan para pelaku bertuliskan Kill The Rich.

“Dalam aksinya mereka melakukan penyemprotan menggunakan cat semprot (Pilox) di beberapa lokasi,” ujar Kapolres Yulian Perdana, S.I.K., dalam Konferensi pers virtual melalui zoom meeting, Minggu (12/4/2020).

Pelaku Aksi Vandalisme Beraksi di Beberapa Lokasi Kota Banjar

Kapolres menyebutkan, para pelaku melakukan aksinya di beberapa lokasi di Kota Banjar, di antaranya tembok garasi GM, SMAN 1, Banjar, Bulog dan konveksi yang berada di Jl. Husein Kartasasmita, Jl. Dewi Sartika, Jl. Gudang, dan terakhir di Kantor Desa Jajawar.

“Para pelaku melakukan aksinya pada akhir bulan Maret sebanyak dua kali dan di awal April satu kali. Pelaku juga melakukan aksi ini karena terinspirasi dari film Joker,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, dari tangan pelaku petugas kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua buah pilox, empat unit handphone, dua unit sepeda motor, sebuah baju bertuliskan penghinaan kepada pemerintah dan sebuah buku.

“Atas perbuatannya ketiga pelaku kami kenakan Pasal 160 KUHPidana dan atau 207 KUHPidana, dan atau Pasal 14 dan 15 UU RI No.1 Tahun 1946 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tegasnya.

Kapolres mengimbau kepada warga masyarakat agar tidak melakukan sesuatu yang bernada provokatif dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, terlebih ajakan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Mari kita jaga kondusifitas keamanan dan saling mengedukasi agar jangan sampai terpancing dengan berita yang belum tentu kebenarannya,” pungkasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)