Ternak Ikan Gabus, Peluang Usaha Budidaya Ikan yang Makin Diminati

Ternak Ikan Gabus, Peluang Usaha Budidaya Ikan yang Makin Diminati
Ternak ikan gabus, peluang usaha budidaya ikan yang makin diminati. Foto:Ist/Net

Peluang usaha budidaya atau ternak ikan gabus ternyata sangat menjanjikan. Bahkan akhir-akhir ini budidaya ikan gabus semakin populer dan naik pamornya dengan semakin meningkatkan kebutuhan dan permintaan pasar.

Ikan gabus adalah salah satu jenis ikan air tawar yang banyak penggemarnya. Ikan gabus sangat baik dikonsumsi karena mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Ada banyak camilan dan makanan yang dilah dari ikan ini.

Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap ikan gabus yang semakin meningkat pastinya memberikan peluang bisnis yang menguntungkan. Apalagi cara memelihara ternak ikan gabus terbilang mudah.

Budidaya Ternak Ikan Gabus yang Sebaiknya Diperhatikan

Nah, untuk Anda yang ingin tahu cara budidaya ikan gabus yang mudah dilakukan dan memberikan hasil yang menguntungkan, di bawah ini dipaparkan beberapa tahapan penting yang sebaiknya diperhatikan.

1. Memilih Kolam untuk Budidaya Ikan Gabus

Untuk menjalankan ternak ikan gabus Anda bisa memilih media untuk menampungnya. Ada tiga jenis kolam yang bisa dipilih, yakni kolam beton, terpal, atau  kolam tanah. Tentu saja masing-masing kolam ini memiliki kelebihan dan kekurangannya yang berbeda.

Harga masing-masing media kolam tersebut juga sangat bervariasi. Karena itu pilih yang sesuai dengan kebutuhan maupun modal dana yang Anda miliki.

2. Memilih Indukan Ikan Gabus

Memilih indukan dalam budidaya ikan gabus tidak boleh dilakukan sembarangan. Anda harus memilih indukan yang berkualitas. Adapun kriteria standar indukan gabus yang bagus adalah yang sehat dan aktif.

3. Proses Pemijahan Ikan Gabus

Panduan ternak ikan gabus yang selanjutnya adalah proses pemijahan. Ini merupakan proses pelepasan sperma pada telur ikan untuk menghasilkan pembuahan.

Untuk menjaga proses tersebut Anda harus menyiapkan sekitar 20 hingga 30 indukan jantan dan betina. Mereka ditempatkan dalam suatu kolam berukuran yang jangan terlalu sempit.

4. Penebaran Benih Ikan Gabus

Pada proses ini Anda harus bisa menjaga agar kolam ternak ikan gabus selalu dalam keadaan bersih dengan suhu air tak terlalu hangat atau dingin. Lakukan proses tersebut setelah larva ikan berumur 2 minggu.

Selain itu penebaran bibit ikan harus dilakukan pada pagi hari saat ikan belum diberi makan. Sore hari juga bisa menjadi pilihan jika kesulitan pada pagi hari.

Perlu dipahami bahwa ikan gabus memiliki sifat yang mirip dengan ikan lele, yakni kanibal. Karena itu dalam budidaya ikan gabus Anda perlu memisahkan ikan kecil dengan ikan yang berukuran besar.

5. Pemberian Pakan Ikan Gabus

Sama seperti budidaya ikan jenis lainnya, untuk ternak ikan gabus jenis pakan yang diberikan bisa Anda lakukan secara bervariasi. Mulai dari pelet yang bisa dibeli di toko pertanian hingga pakan yang dibuat sendiri.

Namun Anda juga bisa membuat pakan sendiri agar lebih hemat dalam budidaya ikan gabus. Adapun jenis pakan ikan yang ideal adalah daging sisa dapur, ikan teri sisa, dan aneka rayap.

Anda juga bisa membuat pakan super yang dibuat dari campuran jagung, ikan teri, bekatul, dan ampas tahu yang direbus. Jika sudah, giling dan letakkan dalam satu mangkok besar.

6. Panen Ikan Gabus

Untuk tahapan ternak ikan gabus yang terakhir ini adalah yang paling ditunggu-tunggu karena hasil jerih payah Anda selama 6 bulan akan terbayar. Saat proses panen ikan gabus sebaiknya pisahkan ikan gabus berdasarkan ukurannya.

Proses ini dilakukan setelah panen kedua dan ketiga. Namun agar hasil usaha ikan gabus Anda laku di pasaran, maka Anda bisa mencoba menjual ikan yang berukuran sedang hingga yang paling besar.

Demikian informasi tentang peluang usaha ternak ikan gabus yang mudah dan menjanjikan. Jika Anda tertarik untuk menjalankan budidaya ikan gabus di sekitar rumah sebaiknya rencanakan dengan matang sebelum dijalankan. (R9/HR Online)