Vaksin Corona dari China Siap di Bulan September Untuk Masa Darurat

vaksin Corona dari China
Vaksin virus Corona. Foto: Ist/Net

Vaksin Corona dari China nampaknya akan hadir tahun ini. Kehadirannya diprediksi akan datang pada bulan September mendatang.

Vaksin Corona ini sangat dibutuhkan sehingga China juga bertindak secepat mungkin. Kebutuhan vaksin yang mendesak juga membuat beberapa negara berlomba membuat vaksin.

Penyebaran virus Corona berbanding terbalik dengan harapan banyak orang. Virus ini semakin berkembang di setiap waktunya.

Hal ini dibuktikan dari penelitian para dokter yang menemukan gejala baru. Banyak gejala baru yang muncul dan mengindikasi bahwa hal tersebut merupakan tanda terinfeksi virus Corona.

Vaksin Corona Dari China Akan Segera Siap

Virus yang menyebar di penghujung tahun 2019 ini membuat banyak negara kewalahan. Sebab, virus Corona memakan korban jiwa yang tidak sedikit.

Salah satu penanganan orang yang terkena virus adalah diberi vaksin. Penanganan ini biasa dilakukan pada beberapa virus yang pernah menyerang tubuh.

Hal yang menjadi masalah adalah vaksin untuk virus Corona belum ditemukan hingga saat ini. Padahal seiring berjalannya hari, kasus pasien positif semakin meningkat.

Hal ini membuat beberapa negara mengerahkan para ilmuwan untuk menganalisa dan membuat vaksin. Virus yang bermula di Wuhan membuat pemerintah China langsung bertindak untuk membuat vaksin.

Belum lama ini terdapat kabar bahwa China sudah mempersiapkan vaksin untuk Corona. Vaksin Corona dari China ini akan hadir di bulan September. Namun ketersediaan ini untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Sebab, diperkirakan vaksin tersebut akan hadir awal tahun depan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China. Vaksin memang menjadi salah satu solusi yang bisa diambil untuk meredakan penyebaran virus Corona.

Pembuatan vaksin tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika pembuatan vaksin. Hal ini dikarenakan vaksin berhubungan dengan penyembuhan virus. Kemudian keberhasilan vaksin yang dibuat adalah ketika virus benar-benar hilang dan dapat diatasi.

Sebagai negara yang paling banyak terdampak Corona, China menuju garis terdepan dalam pembuatan vaksin. Beberapa institut kesehatan telah ikut andil dalam pembuatan vaksin.

Diantaranya adalah CanSino Biological In, Beijing Institute, Wuhan Institue of Biological Product, dan masih ada beberapa lagi. Menurut data WHO telah diturunkan 86 tim untuk melakukan pengembangan vaksin Corona.

Perlu diketahui bahwa ada enam vaksin Corona dari China yang sudah diujicobakan ke manusia. Dari enam vaksin tersebut, hanya 3 yang sudah resmi diuji coba.

Vaksin yang pertama adalah buatan China dan Tiongkok. Kemudian disusul vaksin dari CanSino Bilological In. Dalam perkembangannya, ada beberapa fase uji coba.

Uji coba vaksin pada manusia tidak hanya sekedar uji coba saja. Ada beberapa tahapan atau fase saat vaksin telah diujicobakan pada objek.

Bahkan setelah diujicoba masih ada beberapa tahapan yang lainnya. Hingga akhirnya, vaksin tersebut benar-benar siap digunakan.

Pengembangan Vaksin Corona Dari China

Pengembangan vaksin memang rumit, tidak heran jika butuh waktu lama untuk membuat vaksin. Butuh jangka waktu tahunan untuk mendapatkan vaksin yang bisa mengatasi penyebaran virus.

Meskipun sudah terbukti ampuh, namun masih ada penelitian yang lainnya. Dalam pengembangan vaksin untuk Corona, ada beberapa fase yang harus dilakukan.

Diantaranya adalah fase pertama. Dimana fase ini merupakan dasar dalam uji coba. Jumlah yang diuji coba pun jumlahnya begitu kecil.

Vaksin Corona dari China yang masih dalam fase pertama adalah vaksin buatan Sinavac. Selanjutnya adalah fase kedua. Pada fase ini, vaksin akan diuji keamanan dan kemanjurannya. Jumlah yang diujikan lebih meningkat dari yang sebelumnya. Kurang lebih dalam jumlah menengah.

Lalu yang terakhir adalah fase ketiga. Meskipun terakhir, namun fase ini belum dikatakan sebagai akhir pengembangan. Fase ketiga ini masih dalam uji coba dengan jumlah yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Finalisasinya adalah persetujuan dan mendistribusikan vaksin ke setiap negara.

Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengungkapkan bahwa saat ini vaksin sudah masuk tahap 2 dan 3.

Penyebaran yang semakin meluas dan banyak kasus positif memungkinkan pengembangan vaksin lebih cepat. Meskipun tidak semua vaksin berada pada fase 2 dan 3, namun sudah lolos dalam uji coba fase pertama.

Vaksin yang sudah masuk uji klinis tahap 2 dan 3 belum bisa diluncurkan untuk publik. Sebab, vaksin ini dapat digunakan untuk kelompok tertentu. Seperti tenaga medis. Vaksin Corona dari China memang dijadwalkan hadir tahun depan. Namun hal tersebut bergantung pada teknologi pengembangan dan kelayakan vaksin. (R10/HR-Online)