Senin, Agustus 15, 2022
BerandaBerita CiamisBantu Masyarakat yang Kesulitan Ekonomi Akibat Corona, Warga Ciamis Lelang Perabot Rumah...

Bantu Masyarakat yang Kesulitan Ekonomi Akibat Corona, Warga Ciamis Lelang Perabot Rumah Tangga

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Dampak pandemi corona dari hari ke hari semakin dirasakan masyarakat, termasuk masyarakat Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi, terutama masyarakat kurang mampu.

Melihat banyaknya masyarakat Ciamis yang mengalami kesulitan ekonomi, Rudiat warga Dusun Ciwahangan, Desa/Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, berniat melelang seluruh perabot rumah tangganya untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

“Saya hanya mempunyai perabotan rumah yang bisa disumbangkan, maka untuk memaksimalkan ikhtiar demi menolong orang yang membutuhkan, saya akan melelang alat perabotan rumah tangga milik saya,” ujarnya kepada HR Online, Rabu (8/4/2020).

Kata dia, hasil lelangan akan saya belikan sembako untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Rudiat menyebut, barang rumah tangga yang akan dilelang diantaranya, lemari es, freezer, meja makan, sofa, cooker hood, cash register dan lainnya, kurang lebih ada 20 item barang yang akan dialelang .

“Semoga dengan cara ini ada agnia yangg bersedia menolong sesama, dengan membeli barang lelangan, selain dapat barang agnia juga secara tidak langsung bersodaqoh,  karena hasil penjualan barang ini akan dibelikan sembako untuk menolong mereka yang membutuhkanm,” katanya.

Uang hasil lelangan tersebut selain untuk kebutuhan penanggulangan sembako seperti beras, Rudiat juga akan membeli masker, hand sanitizer dan APD untuk disumbangkan ke masyarakat dan tenaga medis.

“Jika semua sudah laku terjual, maka uangnya akan dibelikan sembako dan APD. Semua itu akan diberikan kepada masyarakat utamanya buruh kasar dan lansia yangg kini tak dapat lagi bekerja,” ungkapnya.

Rudiat berharap, pengorbanan yang tidak seberapa ini, dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan.

“Karena prinsip hidup saya tak harus menunggu jadi orang kaya dulu untuk bersedekah, selama bisa, maka berikanlah yangg terbaik, meski semampunya,” pungkasnya. (Fahmi/R8/HR Online)