Zakat Profesi PNS Ciamis untuk Disalurkan ke Warga Terdampak Corona Ditargetkan Rp. 1,9 Miliar

Zakat profesi
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Foto: Fahmi/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Zakat profesi yang dikumpulkan dari PNS (Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan Pemkab Ciamis Jawa Barat yang dibayarkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ciamis selama Maret hingga Mei 2020 ditargetkan bisa terkumpul sebesar Rp. 1,9 miliar.

Uang dari zakat tersebut nantinya akan disalurkan kepada warga yang terdampak ekonomi akibat wabah virus Corona di Kabupaten Ciamis. Rencananya, bantuan yang diberikan akan berupa uang, masker dan paket sembako.

Pengumpulan uang zakat profesi itu diperoleh dari TPP atau Tunjangan Penghasilan Pegawai PNS yang bekerja di lingkup Pemkab Ciamis. Namun, khusus untuk membantu dampak sosial akibat pandemi corona, pembayaran zakat 2,5 persen yang dihitung setahun dibayarkan dalam waktu 3 bulan.

Pada pengumpulan zakat bulan pertama atau Maret sudah terkumpul sebanyak Rp. 623 juta. Dengan begitu, apabila dihitung selama 3 bulan atau dari Maret hingga Mei ditergetkan bisa terkumpul sekitar Rp. 1,9 miliar.

Pengumpulan Zakat Profesi untuk Bantuan Corona Diapresiasi Bupati

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh PNS di lingkup Pemkab Ciamis yang sudah mau berbagi untuk penanggulangan dampak sosial akibat pandemi corona.

“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tiinggi kepada PNS di Ciamis yang sudah kompak dan ikhlas berbagi menyisihkan sebagian tunjangannya untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan. Semoga amal baik ini menjadi ibadah bagi kita semua,” ujarnya, Jum’at (17/04/2020).

Menurut Herdiat, pembayaran zakat profesi hitungannya setahun sekali. Namun untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan bantuan, pembayaran zakatnya dilakukan di awal. “Jika pembayaran zakatnya lancar selama tiga bulan ini bisa terkumpul sebesar Rp. 1,9 miliar,” imbuhnya.

Herdiat mengatakan, apabila uang dari PNS Ciamis sudah terkumpul selama tiga bulan, rencananya oleh Baznas akan disalurkan kepada warga yang benar-benar terdampak secara ekonomi akibat pandemi corona. “Bentuk bantuannya berupa uang, masker dan paket sembako,” ujarnya.

Herdiat menambahkan saat Baznas menyalurkan bantuan dari zakat profesi PNS nantinya akan berkoordinasi dengan dinas terkait yang sama menyalurkan bantuan sosial. Koordinasi itu dilakukan agar penyaluran bantuannya tidak tumpang tindih.

“Dalam penyaluran bantuan sosial nanti akan dikoordinasikan dengan semua leading sektor yang diberi tugaskan mendata dan menyalurkan bantuan. Dengan melakukan koordinasi diharapkan bantuan bisa tersalurkan dengan merata,” pungkasnya. (Fahmi2/R2/HR-Online)

Loading...