1 Pemudik Dirujuk ke RS Asih Husada Banjar, 6 Orang Dipulangkan ke Tempat Asal

Pemudik Dirujuk ke RS Asih Husada
Ilustrasi pemudik. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Seorang pemudik dirujuk ke RS Asih Husada Langensari, Kota Banjar, Rabu (27/5/2020).

Hal itu terlihat dalam update data skrining pemudik yang disampaikan oleh Tomy Subagja, juru bicara penanganan Covid-19 Kota Banjar.

Tomy menuturkan, per hari ini, sudah 365 orang pemudik menjalani skrining atau pemeriksaan kesehatan.

“Pemudik yang dipindah ke karantina desa atau kelurahan sebanyak 321 orang, dan dirujuk ke RSU Asih Husada 14 orang,” ujar Tomy.

Sementara data pada hari sebelumnya, pemudik yang dipindahkan ke karantina desa sebanyak 322 orang, dan pemudik dirujuk ke RS Asih Husada sebanyak 13 orang. Ada penambahan satu pemudik yang dirujuk ke rumah sakit.

“Sementara pemudik yang dipulangkan ke tempat asal 6 orang, selesai karantina 2 orang, dan pemudik yang dikarantina di GBP (Gelora Banjar Patroman) 22 orang,” jelas Tomy.

Sementara itu, update data Covid-19 di Kota Banjar, Rabu, 27 Mei 2020, seperti dirilis Gugus Tugas Kota Banjar menunjukkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) melonjak menjadi 23 orang. Hari sebelumnya, ODP di Kota Banjar baru 19 orang.

Jumah Orang Tanpa Gejala (OTG) juga bertambah menjadi 6 orang dari yang semula hanya 2 orang. Selanjutnya jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang tengah dirawat di Ruang Isolasi RS sebanyak 14 orang. Jumlah PDP yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya sebanyak 19 orang.

Sementara PDP yang meninggal di Kota Banjar per hari ini 18 orang, bertambah 1 orang dari hari kemarin.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar masih 7 orang, enam orang diantaranya sudah sembuh. Sementara 1 orang meninggal dunia.

Selanjutnya hasil rapid test yang dilakukan oleh tim gugus tugas Kota Banjar menunjukkan ada 36 orang warga Kota Banjar reaktif Covid-19.

Baca Juga: Arti Reaktif Covid-19 Berdasarkan Rapid Test, Ini Penjelasannya

Meskipun reaktif, namun masih memerlukan konfirmasi melalui swab test. Jika hasil swab test positif maka bisa disebut sebagai kasus terkonfirmasi positif. (SBH/R7/HR-Online)

Loading...