9 Warga Kota Banjar Terindikasi Corona Berdasarkan Rapid Test

Warga Kota Banjar Terindikasi Corona
Rapid Test. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Data Covid-19 Kota Banjar per hari ini, Minggu (10/5/2020) menunjukkan ada 9 orang warga Kota Banjar terindikasi Corona berdasarkan rapid test.

Meskipun begitu, rapid test tidak bisa dijadikan kesimpulan seseorang positif Corona. Karena untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 memerlukan swab test dengan metode PCR.

Rapid test hanya mengecek adanya antibody pada tubuh seseorang untuk melawan virus. Sementara swab test dilakukan untuk mengecek adanya virus. Karena itu tingkat akurasi rapid test hanya sekitar 60 persen sampai 80 persen. Berbeda dengan hasil swab test yang tingkat akurasinya mencapai 95 persen.

Biasanya rapid tes dilakukan untuk deteksi awal adanya penyebaran virus Corona di suatu wilayah. Jika terbukti ada yang terindikasi Corona, maka yang bersangkutan harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Prosedur selanjutnya, yang bersangkutan akan dilakukan swab test untuk mengecek adanya infeksi virus Corona.

Jika hasil swab test menunjukkan hasil positif, maka yang bersangkutan statusnya menjadi terkonfirmasi positif Covid-19.

Data Covid-19 Kota Banjar, Minggu, 10 Mei 2020. Foto: Gugus Tugas.

Sementara itu,data Covid-19 di Kota Banjar, dari 7 orang terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19, 6 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara 1 orang meninggal dunia.

Warga yang meninggal dunia diketahui positif Covid-19 setelah swab test dilakukan pasca kematiannya.

Selanjutnya data Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Banjar, dari 410 ODP yang tercatat, hanya 15 orang yang masih menjalani masa pemantauan. Sementara 395 warga lainnya telah menyelesaikan masa pemantauan tanpa ada gejala sakit.

Kemudian data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Banjar, dari 87 PDP yang tercatat, saat ini yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi hanya 6 orang.

Sisanya sebanyak 16 orang PDP menjalani isolasi mandiri dan 52 orang sudah sembuh. Namun, tercatat ada 13 PDP di Kota Banjar yang meninggal dunia.

Sementara data Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Banjar ada 113 orang. Namun semuanya telah selesai menjalani masa pemantauan selama 14 hari. (SBH/R7/HR-Online)

Aegis Boost Pro