Aliran Lava di Mars Ternyata Lumpur dari Fitur Kerucut

Aliran Lava di Mars
Ilustrasi Aliran Lava di Mars. Foto: Ist

Aliran lava di Mars ternyata berbentuk lumpur sebagaimana yang diungkapkan oleh ilmuwan. Hal ini menunjukkan jika di planet merah ini tidak ada aliran lava.

Pada struktur tanah Mars mirip dengan struktur aliran lava. Itu sebabnya lumpur bisa mengalir menyerupai lava. Temuan menarik lainnya adalah pada masa dulu air pernah mengalir pada permukaan Mars.

Temuan yang satu ini sangatlah penting untuk lebih mengetahui bukti kehidupan yang berada pada planet merah ini.

Aliran Lava di Mars Ternyata Lumpur

Seperti yang dilansir dari jurnal Nature Geoscience, para peneliti menemukan ada semacam cairan yang disinyalir mirip lava yang menjadi teka-teki.

Petr Brož merupakan ilmuwan berasal dari institusi Geofisika di Akademi Ilmu Pengetahuan Ceko. Hasil dari penelitian ini ternyata aliran lava ini berupa lumpur.

Dia melakukan penelitian selama bertahun-tahun untuk mengerjakan riset ini. Dia semakin terpesona saat melihat potongan gambar yang memberikan pemandangan fitur unik yang ada pada permukaan Mars.

Fitur Unik Kerucut

Hal yang dimaksud dengan fitur unik terkait aliran lava di Mars ini yaitu bentuk kerucut dengan puluhan ribu kilometer dari tingginya dimana tersebar pada belahan utara Mars.

Bentuk ini memiliki masing-masing kawah di atasnya. Belum diketahui apakah kawah tersebut terbuat dari magma atau lumpur.

Untuk bisa menjawab yang dipikirkan, maka ia dan Manish Patel setuju untuk melakukan eksprimen. Manish Patel adalah seorang dosen senior yang mendalami ilmu planet di Open University Inggris.

Patel menjadi rekan kerja untuk melanjutkan penelitian. Tak hanya itu, dia juga bekerja pada beberapa instrumen dalam misi luar angkasa robot.

Selain terlibat dalam penelitian aliran lava di Mars, Patel juga ikut dalam penjelajahan ExoMars dimana berasal dari Antariksa Eropa (ESA) dan akan diluncurkan pada tahun 2022 mendatang.

Di tempat Patel bekerja memiliki Mars Chamber, ini merupakan sebuah ruangan yang memiliki tekanan rendah dan bisa memproduksi tekanan atmosferik serta komposisi Mars sampai untuk suhu permukaannya.

Meskipun masih dipengaruhi adanya gaya gravitasi yang ada di Bumi, namun para peneliti akan melakukan percobaan seperti berada di planet Mars.

Brož dan tim menghabiskan waktu sebulan penuh sekitar 10 jam per harinya agar bisa mengamati aktivitas lumpur yang ada di Mars saat ini.

Saat ruangan berada pada pengaturan ke negatif 4 derajat Fahrenheit, kemudian mereka menuangkan lumpur, anehnya lumpur tersebut tidak langsung membeku. Tak heran jika muncul dugaan adanya aliran lava di Mars.

Hanya membentuk lapisan es pada permukaan lumpur dan masih cair di dalamnya. Lalu pada lumpur yang masih cair akan keluar melalui retakan pada kerak lantas bisa membeku. Hal ini terjadi karena simulasi Mars dengan tekanan atmosfer yang rendah.

Membuat air yang ada menjadi tidak bisa stabil dengan mendidih lalu menguap. Itulah sebabnya aliran lava disana bisa menjadi dingin dan membeku yang ternyata hanya lumpur.

Mirip Ropy

Pada formasi yang diciptakan oleh proses ini akan membuat mirip dengan aliran lava “Ropy” yang berada di Hawaii dan Islandia. Dimana dengan bentuk permukaan yang bergelombang saat lava mendingin secara perlahan.

Dibandingkan dengan percobaan yang menggunakan lumpur dengan tekanan atmosfer Bumi, lumpur tersebut tidak mengalami pembekuan hanya membentuk lapisan es saja. Bisa mengembang, bahkan menciptakan bentuk lava walaupun suhu sedang turun.

Brož tidak mengira lumpur bergerak seperti aliran lava di Mars sama dengan di planet lain dan ini sungguh membuatnya sangat terkejut.

Ini membawa kemungkinan-kemungkinan yang ada di permukaan Mars dimana berbentuk kerucut yang ternyata adalah gunung berapi sedimen yang berada di bawah permukaan pada kedalaman ratusan kaki.

Bentuk kerucut bisa saja ditemukan di daerah yang sama dimana saluran yang panjang serta lebar meninggalkan bekas pada permukaan planet Mars.

Hal ini untuk mengungkapkan kemungkinan banjir besar muncul akibat meletus dari bawah permukaan. Bisa saja membuat vulkanisme sedimen yang berupa potongan batu dan air dapat meletus seperti lumpur.

Adanya lumpur memberi fakta baru jika pernah ada sesuatu yang terjadi di Mars. Air Mars kemungkinan memiliki suhu yang hangat dan stabil dengan medan magnet global yang bisa diperkirakan jika miliaran tahun lalu pernah ada air yang kini menyerupai aliran lava di Mars. (R10/HR-Online)

Loading...