Dites Rapid Sebelum Lebaran, Belasan Warga Ciamis yang Reaktif Dinyatakan Negatif Corona

warga ciamis yang reaktif
Juru Bicara PIK Covid-19 Kabupaten Ciamis, dr Bayu Yudiawan. Foto: Humas Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Rapid test massal dilakukan oleh tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis sebelum lebaran 2020. Hasilnya belasan warga dinyatakan reaktif Covid-19. Namun, setelah dilakukan swab test dengan metode PCR, warga Ciamis yang reaktif Covid-19 tersebut ternyata negatif Corona.

Sejumlah tempat keramaian jadi sasaran rapid test massal sebelum lebaran. Hasilnya 4 orang dinyatakan reaktif Covid-19 di Pasar Galuh Kawali dan di Toko Setia.

Baca Juga: Alhamdulillah, Hasil Swab Warga Ciamis yang Reaktif Covid-19 di Toko Setia Kawali Negatif

Rapid test massal sebelum lebaran juga dilakukan di tiga kecamatan, yakni Pamarican, Banjarsari, dan Rancah.

Di Kecamatan Pamarican 4 orang reaktif Covid-19, begitupun hasil rapid test di Alun-alun Pamarican, 2 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Sementara di Banjarsari 4 orang reaktif, dan di Kecamatan Rancah 1 orang warga dinyatakan reaktif Covid-19.

Sehingga, jumlah warga Ciamis yang reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test massal sebelum lebaran, ada 15 orang. Kelima belas orang tersebut kemudian dilakukan swab test, dan semuanya menunjukkan negatif infeksi Corona.

“Alhamdulillah, kita sudah menggelar rapid test massal secara acak. Kita sekarang tahu kondisi di Ciamis seperti apa. Meski ada warga yang reaktif, tapi swabnya negatif. Ini menunjukkan di Ciamis tidak ada transmisi lokal,” ujar dr Bayu Yudiawan, juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Kabupaten Ciamis, Kamis (28/5/2020).

Baca Juga: Arti Reaktif Covid-19 Berdasarkan Rapid Test, Ini Penjelasannya

Menurut Bayu, rapid tes hanya untuk skrining awal yang bertujuan mendeteksi adanya antibodi dalam tubuh seseorang. Jika hasil swab test dari warga Ciamis yang reaktif Covid-19, bisa jadi karena sudah sembuh atau terjadi reaksi silang.

“Walaupun virusnya sudah tidak ada, tapi antibodi yang sudah terbentuk di tubuh seseorang akan tetap ada. Bisa juga karena sakit lain sehingga terjadi reaksi silang, karena sensivitas alat maka terlihat reaktif, meski persentasi (akurasinya) kecil,” jelas Bayu.

TCL

Meski Banyak Warga Ciamis yang Reaktif, Namun Tidak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19

Bayu juga menambahkan tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Totalnya masih 6 orang positif, dan 3 orang sudah dinyatakan sembuh.

“Total 6 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, 3 orang sebelumnya sudah sembuh, dan 3 orang menjalani isolasi mandiri. Namun 3 orang yang isolasi mandiri dan statusnya OTG (Orang Tanpa Gejala) ini juga dipastikan sembuh,” kata Bayu.

Bayu menegaskan dua orang yang menjalani isolasi mandiri sudah bisa dinyatakan sembuh setelah hasil swabnya menunjukkan negatif dua kali berturut-turut.

“Tinggal 1 orang lagi yang masih isolasi mandiri, namun hasil swabnya sudah negatif, untuk dinyatakan sembuh perlu swab test kedua,” tegasnya. (Fahmi2/R7/HR-Online)

Loading...