Gejala Tipes Pada Anak yang Wajib Dikenali dan Ditangani Sejak Dini

Gejala Tipes Pada Anak yang Wajib Dikenali dan Ditangani Sejak Dini
Gejala tipes pada anak yang wajib dikenali dan ditangani sejak dini. Foto:Ist/Net

Gejala tipes pada anak bisa datang secara tiba-tiba tanpa diduga. Namun tanda penyakit tipes pada anak ini juga bisa berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu beberapa minggu.

Tipes (demam tifoid) adalah jenis penyakit yang dapat menular dengan cepat. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella Typhii atau Salmonella Paratyph.

Tipes juga diketahui merupakan penyakit endemik. Sebab penyakit ini menyerang dan menjangkit hampir sekitar 100 ribu penduduk Indonesia di setiap tahunnya.

Mengenali gejala tipes pada anak sejak dini sangat penting agar bisa dilakukan penanganannya denan cepat. Sebab jika tidak segera ditangani tipes sangat berisiko timbulnya komplikasi yang akan membuat kondisi penyakit semakin parah.

Penyebab penyakit tipes pada anak yang paling sering terjadi adalah karena sanitasi yang buruk dan keterbatasan akses air bersih. Apalagi sistem kekebalan tubuh anak yang masih belum sempurna sehingga rentan terserang tipes.

Gejala Tipes Pada Anak yang Mendadak

Meskipun relatif sama dengan orang dewasa namun pada beberapa kasus bisa saja timbul secara mendadak tanpa menunjukkan gejala apapun. Gejala lainnya bisa bertahap dalam kurun waktu beberapa minggu.

Gejala atau tanda penyakit tipes yang menyerang anak-anak bisa bersifat ringan maupun berat. Hal ini sangat tergantung dari kondisi kesehatan, usia, dan sejarah vaksinasi dari penderita.

Untuk mengenal lebih jauh tanda yang ditimbulkannya, berikut beberapa gejala tipes pada anak yang umumnya terjadi secara mendadak, yaitu meliputi:

1. Mimisan atau keluarnya darah dari hidung.

2. Kondisi tubuh yang lambat dan lemah.

3. Mengalami sembelit yang kadang disertai dengan diare.

4. Mengalami diare yang parah.

5. Feses yang berdarah.

6. Kelelahan berlebih meski tidak melakukan aktivitas yang berat.

7. Kesulitan atau gangguan pandangan mata.

8. Kadang mengalami halusinasi dan linglung.

9. Badan terasa tidak enak nyaman yang disertai sakit perut

10. Demam cukup tinggi, bisa sekitar 39.5 hingga 40 derajat celcius.

11. Munculnya bintik merah kecil di sekitar perut dan dada.

12. Mengalami sakit kepala yang hebat.

13. Mual dan kehilangan nafsu makan

14. Terjadi pembesaran hati dan ginjal

15. Mengalami batuk kering

16.  Keluar keringat yang banyak.

17.  Nyeri pada otot

Gejala Tipes Pada Anak Secara Bertahap

Selain tanda di atas, gejala tipes pada anak biasanya bisa berkembang secar bertahap dari minggu ke minggu. Berikut ini sejumlah ciri dan tanda yang sebaiknya Anda tahu.

Minggu Pertama

Pada periode ini anak mengalami demam yang meningkat hingga 40 derajat celcius. Juga timbul sakit kepala, tubuh lemas, tidak enak badan, batuk kering, dan mimisan.

Minggu Kedua

Gejala tipes akan meningkat jika tidak segera ditangani. Tandanya seperti demam tinggi, muncul bintik merah, mengigau, sakit perut, diare parah, tinja berwarna kehijauan, dan perut kembung karena ada pembengkakan hati dan empedu.

Minggu Ketiga

Pada periode ini suhu tubuh anak akan mengalami penurunan yang biasanya diiringi dengan pecahnya usus serta pendarahan pada usus.

Minggu Keempat

Kondisi anak biasanya akan berangsur menurun pada periode ini. Namun tetap perlu ditangani agar tidak muncul gejala lainnya yang membahayakan. Pada sejumlah kasus, gejala tipes pada anak bisa muncul kembali setelah dua minggu mereda.

Pengobatan Penyakit Tipes Pada Anak

Untuk pengobatan penyakit tipes pada anak biasanya dokter akan memberikan antibiotik untuk dikonsumsi 1 hingga 2 minggu. Jenis antibiotiknya pun berbeda-beda tergantung kondisi pasien.

Selain itu, anak juga dianjurkan mengonsumsi banyak cairan. Jangan lupa, tambahkan 1 – 2 sendok makan madu ke dalam teh hangat, kemudian berikan pada si kecil. Minuman ini baik untuk membantu mengatasi tipes pada anak.

Itulah sedikit informasi tentang gejala tipes pada anak yang sebaiknya dikenali sejak dini. Segera konsultasikan pada dokter dan tenaga medis terdekat jika si kecil mengalami gejala yang semakin parah. (R9/HR Online)

Loading...