Ini Dia Masker Kain Yang Bisa Bunuh Virus Corona Temuan Ahli

Ini Dia Masker Kain Yang Bisa Bunuh Virus Corona Temuan Ahli
Masker kain yang bisa bunuh virus corona temuan ahli. Foto:Ist/Net

Informasi ditemukannya masker kain yang bisa bunuh virus Corona menjadi kabar gembira di tengah pandemi Covid-19 yang makin meluas. Penemuan masker kain ini akan menjadi proteksi awal yang sangat baik untuk menangkal Corona.

Temuan baru dari para ilmuan dari Indiana University itu menyebutkan bahwa virus yang menempel pada kain masker atau alat pelindung diri APD akan segera mati dalam waktu kurang dari satu menit.

Penemuan masker kain yang mampu membunuh virus ini tentu saja menjadi kabar yang sangat menggembirakan. Kain unik ini bisa dijadikan masker wajah maupun APD para tenaga medis yang sangat berguna untuk mencegah penularan virus.

Bencana pandemi virus Corona telah menginfeksi lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia. Para tenaga medis pun dibuat kewalahan untuk menangani para pasien Corona yang begitu banyak.

Interaksi petugas medis dengan pasien Covid-19 telah menimbulkan dampak yang mengerikan dengan banyaknya dokter dan perawat yang tewas karena terpapar penyakit ini. Virus Corona telah menyebabkan penularan yang cepat dan ganas.

Partikel-partikel virus Corona yang menempel pada permukaan APD menjadi penyebaran virus yang sangat mengancam. Karena itu para peneliti berharap temuannya bisa dimanfaatkan untuk memerangi Covid-19 melalui APD yang benar-benar aman.

Cara Kerja Masker Kain Yang Bisa Bunuh Virus

Hasil penelitian yang diterbitkan di ChemRxiv itu mengungkapkan penemuan teknologi kain yang disebut electroceutical yang bisa dijadikan alat APD dan  masker kain yang mampu membunuh virus Corona. Teknologi electroceutical memadukan elektrostatis dengan pharmaceuticals (obat).

Kain electroceutical yang mereka sebut sebagai V.Dox Technology merupakan susunan pola dot-matrix yang ditanam pada kain untuk menciptakan medan listrik. Namun medan listrik ini berskala lemah yang aman untuk manusia yang memakainya.

Seperti dikatakan Chandan Sen, Director Indiana Center for Regenerative Medicine and Engineering yang memimpin tim peneliti bahwa virus Corona menginfeksi dengan kekuatan elektrostatis yang dimilikinya.

Temuan masker kain yang mampu membunuh virus ini berangkat dari pengenalan karakter virus yang kemudian dikembangkan menjadi kain electroceutical yang dibuat dari poliester. Dengan bahan perak dan zinc lantas disusun lingkaran metal dalam kain.

Dari metal-metal ini akan terbangun medan listrik dengan bantuan baterai microcell. Medan listrik inilah yang akan mengganggu dan melemahkan kemampuan elektrokinetik dari virus yang menempel.

Cara kerja masker kain yang bisa bunuh virus Corona ini serupa dengan cara mengacak sinyal radio. Untuk menempel pada inangnya, virus Corona bergantung pada pola interaksi yang bersifat elektrostatik.

“Temuan ini menjadi bukti pertama tentang fitur karakteristik coronavirus yang bisa dieksploitasi untuk membuatnya tidak melakukan infeksi setelah kontak dengan kain elektroceutical,” kata Chandan Sen seperti dikutip dari Scitech Daily.

Teknologi electroceutical ini menawarkan solusi non-antibiotik bagi para dokter dan tenaga medis dalam menekan risiko infeksi akibat paparan virus Corona. Kain unik ini bisa dijadikan APD maupun masker kain yang bisa bunuh virus Corona.

Indiana Center for Regenerative Medicine and Engineering diketahui telah lama dalam penelitian V.Dox Technology dalam enam tahun terakhir. Kain berbasis teknologi electroceutical juga telah digunakan untuk pembuatan plester obat luka.

Para peneliti dari Indiana University itu juga telah menggunakan kain teknologi electroceutical yang bersifat antibakteri dalam pengobatan luka karena infeksi.

Dengan adanya temuan kain electroceutical, maka bisa digunakan untuk dijadikan sebagai APD maupun masker kain yang bisa bunuh virus Corona yang aman untuk para tenaga medis saat menangani pasien Covid-19. (R9/HR Online)

Loading...