Istri Fir’aun yang Mengasuh Nabi Musa AS Dijamin Masuk Surga

Istri Fir'aun yang Mengasuh Nabi Musa
Ilustrasi. Foto: Net/Ist

Istri Fir’aun yang mengasuh Nabi Musa AS adalah salah satu wanita yang dijamin masuk surga. Ia menjadi salah satu di antara empat wanita yang diriwayatkan oleh Aisyah Radhiallahu ‘anha.

Keempat wanita tersebut adalah Maryam, Khadijah, Fatimah, dan Asiyah. Sabda Rasulullah SAW tersebut rupanya termasuk salah seorang wanita yang merupakan istri raja Fir’aun.

Fir’aun adalah raja yang sangat kejam, sombong, serta menganggap dirinya adalah Tuhan. Asiyah atau yang juga biasa disebut dengan Asiyah binti Muzahim adalah ibu angkat dari Nabi Musa AS yang mengasuhnya sejak masih bayi.

Kisah Istri Fir’aun yang Mengasuh Nabi Musa AS

Kisah pernikahan Fir’aun dengan Asiyah sendiri diawali dengan Fir’aun yang meminta menikahi Asiyah karena merasa kesepian setelah istrinya meninggal.

Kemudian Raja Fir’aun tersebut memerintahkan seorang menterinya agar mendatangi Asiyah agar mau dinikahi. Akan tetapi, Asiyah menolak permintaan tersebut.

Bahkan ia menolak semua harta yang Fir’aun berikan padanya. Alasan ia menolak karena raja tersebut adalah raja yang angkuh dan ingkar kepada Allah SWT. Bahkan raja Fir’aun menganggap dirinya sendiri sebagai Tuhan.

Kemudian karena tidak terima Asiyah yang menolak permintaannya tersebut, maka Fir’aun marah. Ia menyiksa orangtua Asiyah dan memasukkannya ke dalam penjara.

Oleh sebab itu, Asiyah, istri Fir’aun yang mengasuh Nabi Musa AS terpaksa menerima permintaan tersebut, namun ia mengajukan tiga syarat.

Ia meminta kedua orang tuanya dibebaskan dari penjara, menjamin kebutuhan pokok kedua oang tuanya, serta membangunkannya rumah yang indah.

Dengan senang hati, Fir’aun menyanggupi persyaratan tersebut. Setelah menikah dengan Fir’aun yang bergelimang harta, tak mampu menjadikan Asiyah buta hati.

Hal ini dikarenakan jika Asiyah adalah wanita yang sangat menjunjung tinggi akidah serta kebahagiaan akhirat daripada kebahagiaan duniawi.

Tanpa sepengetahuan Firaun, Asiyah diam-diam meyakini serta menerima keagungan Allah SWT. Namun, hal itu ia lakukan setelah melihat mukjizat Nabi Musa Allaihi Salam.

Kasih Sayang Kepada Nabi Musa AS

Kisah istri Fir’aun yang mengasuh Nabi Musa AS berawal dari suatu ketika, Fir’aun mendapatkan mimpi yang menurutnya aneh. Di dalam mimpi tersebut, kerajaannya akan menjadi hancur oleh seorang lelaki yang berasal dari Bani Israil.

Karena percaya pada mimpi tersebut, maka Fir’aun memerintahkan kepada semua pasukannya agar membunuh seluruh bayi laki-laki pada wilayah tersebut.

Yakabud adalah ibu kandung dari Nabi Musa AS. Ia mendapatkan petunjuk dari Allah SWT agar menyelamatkan bayi lelakinya.

Kemudian dihanyutkanlah Nabi Musa AS semasa kecil ke Sungai Nil dengan sebuah keranjang. Hal tersebut membuat keranjang Nabi Musa AS hanyut dan terdampar di tempat Asiyah.

Oleh karena kasih sayang yang tulus serta dirinya juga belum mempunyai keturunan, maka Asiyah, istri Fir’aun yang mengasuh Nabi Musa AS pun memohon izin pada Fir’aun agar mengangkat anak bayi laki-laki tersebut.

Fir’aun tidak serta merta mengizinkannya. Namun, karena ia sangat menginginkan seorang anak, maka Asiyah terus berusaha membujuk Fir’aun agar menerima bayi tersebut sebagai anak angkat.

Dengan berat hati, Firaun mengizinkannya. Sehingga, Asiyah dapat mengasuh Nabi Musa AS dengan cinta kasih dan perhatian yang cukup hingga ia tumbuh dewasa. Meskipun bukan ibu kandungnya, namun Asiyah selalu memberikan ketulusan dalam mengasuhnya.

Seiring berjalannya waktu, Fir’aun akhirnya menyadari tentang keimanan Asiyah kepada Allah SWT. Kemudian ia pun disiksa agar mau mengakui Fir’aun sebagi Tuhan.

Akan tetapi, Asiyah tetap pada pendiriannya dan selalu berdoa kepada Allah SWT. Kisah tersebut dicurahkan dalam ayat Alquran Surat At-Thahrim ayat 11 yang artinya adalah:

“Dan Allah membuat istri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga Firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.”

Lalu ia pun tetap beriman kepada Allah SWT sampai meninggal dunia. Dari kisah istri Fir’aun yang mengasuh Nabi Musa AS, maka Asiyah termasuk ke dalam golongan empat orang wanita yang dijamin masuk surga serta dimuliakan oleh Allah SWT. (R10/HR-Online)

Loading...