Izin Beli Kerudung Lebaran, Remaja Putri di Ciamis Ini Malah Hilang

Remaja Putri
Nanda Riska Sabilah (20), yang dikabarkan hilang sejak beberapa hari lalu. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang remaja putri asal Dusun Citamiang, RT 1 RW 1, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis dikabarkan pergi dari rumah sejak Sabtu (23/5/2020) lalu belum pulang hingga saat ini.

Nanda Riska Sabilah (20) sebelum dikabarkan hilang kontak dengan keluarga, Nanda bersama salah satu temannya meminta izin kepada orang tuanya untuk membeli kerudung untuk lebaran di wilayah Langensari.

Sekitar pukul 16.00 WIB, saat temannya membeli makanan di sekitar Puskesmas Langensari, Nanda tiba-tiba sudah tidak ada dan dikira sudah pulang bersama orang lain.

“Temannya sempat bertanya ke keluarga apakah Nanda sudah pulang apa belum? Otomatis keluarga sangat kaget, soalnya pas mau ke Langensari kan bersama dia,” kata Deden, Paman Nanda, saat dihubungi HR Online, Selasa (26/5/2020).

Ia menduga kepergian Nanda tersebut tidak sendirian alias dibawa orang. Sebab, ia tidak memiliki uang dan identitas masih berada di rumah.

“Saya dengar kabar Nanda sempat menelpon ke salah satu supir travel dan menanyakan masih ada yang kosong atau tidak ke wilayah Cikarang. Karena sudah penuh, supir tersebut menyarankan untuk mencari travel yang lain di wilayah Langensari,” imbuh Deden.

Setelah ditelusuri informasinya di berbagai jasa travel yang ada di Langensari, pihaknya pun belum menemukan titik terang keberadaan Nanda.

“Tadi pagi kita sudah lapor ke Polisi. Menurut keluarganya tidak ada masalah apapun, hanya saja sekitar 3 bulan lalu Nanda pernah bekerja di Cikarang hampir 2 tahun. Setelah keluar dari PT, kabarnya pindah kerja di sebuah yayasan dan dijanjikan bekerja di Jepang,” pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan, Turman, tetanga korban. Ia menyebut Nanda setelah pulang dari Cikarang pernah ke konternya. Ia menyarankan agar tidak lagi bermain Facebook dan Instagram dikhawatirkan orang yang di Cikarang itu mencarinya.

“Mungkin karena jenuh, akhirnya Nanda buat lagi. Mungkin ketahuan dan dikontak lagi. Bahkan, Nanda sempat mendapatkan kiriman dari Cikarang yang mana meminta untuk mengirimkan ijazah. Anehnya, pengirim surat itu tidak ada,” imbuhnya.

TCL

Sementara itu, Tusimin, bapak korban, membenarkan dirinya mendapatkan informasi anaknya dikabarkan belum diketahui keberadaannya sampai saat ini.

“Posisi saya masih di Jakarta, Mas. Saya tidak bisa pulang karena PSBB. Mendapat kabar itu, saya carinya di sini ke teman-teman, siapa tahu ada yang mengetahuinya,” kata Tusimin saat dihubungi HR Online.

Ia berharap, apabila masyarakat melihat atau menemukan remaja putri itu agar segera melapor ke pihak berwajib maupun menghubungi ke nomornya 0819-5294-2591 atau ke nomor Deden 082123380998. (Muhafid/R6/HR-Online)

Loading...