Kenali Gejala Kelenjar Getah Bening yang Sering Diabaikan

Kenali Gejala Kelenjar Getah Bening yang Sering Diabaikan
Kenali gejala kelenjar getah bening yang sering diabaikan. Foto:Ist/Net

Mengenal dan mengetahui gejala kelenjar getah bening sangat penting. Dengan deteksi dan pengobatan dini terhadap gangguan kelenjar getah bening akan meningkatkan peluang kesembuhannya.

Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem imunitas tubuh manusia. Kelenjar getah bening tersebar di berbagai bagian tubuh, mulai leher, ketiak, hingga selangkangan.

Di dalam tubuh kita sendiri terdapat tak kurang dari 600 kelenjar getah bening. Namun hanya yang ada di bagian rahang dan ketiak yang dapat teraba normal pada orang sehat.

Pada dasarnya kelenjar getah bening berfungsi sebagai organ pembuang mikroba dan sel-sel abnormal yang terdapat di dalam cairan getah bening. Gejala kelenjar getah bening muncul saat ada reaksi terhadap serangan yang datang.

Limfadenitis adalah salah satu masalah pada kelenjar getah bening yang sangat menakutkan. Penyakit ini merupakan sejenis peradangan yang terjadi pada kelenjar getah bening dalam tubuh.

Limfadenitis terjadi karena adanya infeksi yang menyerang kelenjar getah bening. Ini merupakan penyakit paling ditakuti karena dapat menimbulkan kematian bagi penderitanya.

Gejala Kelenjar Getah Bening yang Harus Diwaspadai

Selain infeksi, gangguan getah bening juga bisa karena kanker. Ada dua jenis kanker kelenjar getah bening yang perlu diketahui, yakni limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin. Masing-masing jenis kanker kelenjar getah bening tersebut memiliki gejala yang berbeda.

Secara umum ada sejumlah gejala atau tanda yang muncul tetapi sering diabaikan. Antara lain demam, batuk, sesak napas, tubuh lemas, timbul gatal-gatal, nyeri tulang, dan berat badan turun drastis.

Gejala lainnya perut menjadi besar karena ada pembesaran organ limpa dan keluar keringat di malam hari. Bahkan muncul benjolan di sekitar ketiak, leher, dan selangkangan meski umumnya benjolan tersebut tidak menimbulkan nyeri atau sakit.

Jika Anda mengalami gejala seperti di atas sebaiknya waspada. Apalagi jika kondisi semakin parah meski sudah mengonsumsi obat-obatan tertentu, maka Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Gejala Tergantung Stadium

Perlu diketahui, munculnya tanda gangguan pada kelenjar getah bening juga dipengaruhi oleh stadium kanker yang diderita. Stadium ini terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu dari stadium 1 hingga stadium 4.

Umumnya pada stadium awal, penyakit kelenjar getah bening sama sekali tidak terlihat. Kondisi ini sering menyebabkan banyak orang tidak sadar bahwa dirinya sedang mengidap penyakit kelenjar getah bening.

Namun jika gejala kelenjar getah bening mulai dirasakan dan terlihat gejalnya, segera periksakan ke dokter. Dokter selanjutnya akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan.

Jika hasil pemeriksaan dokter juga menemukan kecurigaan adanya kanker, dokter biasanya akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Seperti pemeriksaan darah, rontgen, CT scan, MRI, atau biopsi kelenjar getah bening.

Pada pemeriksaan biopsi sendiri nanti akan dilakukan dengan cara mengambil sebagian jaringan dari kelenjar getah bening. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan dengan menggunakan mikroskop.

Perlu diketahui bahwa tidak semua gangguan maupun gejala kelenjar getah bening yang mengalami pembesaran adalah kanker getah bening. Karena itu Anda tak perlu takut terlebih dahulu yang justru akan memperparah kondisi. (R9/HR Online)

Loading...