Ketahui Penyebab Batu Empedu yang Paling Umum Terjadi

Ketahui Penyebab Batu Empedu yang Paling Umum Terjadi
Ketahui penyebab batu empedu yang paling umum terjadi. Foto:Ist/Net

Ada banyak faktor penyebab batu empedu. Namun tak sedikit orang yang salah menyebut sakit akibat batu empedu sebagai gejala maag. Apalagi lokasi organ ini yang dekat dengan organ lambung.

Batu empedu atau dalam bahasa medisnya disebut “Cholelithiasis” adalah kondisi saat seseorang mengalami sakit perut mendadak akibat terbentuknya batu di dalam organ yang terletak di bawah organ hati, yaitu kantung empedu.

Jika dilihat dari tanda awal sakit batu empedu memang mirip sekali dengan maag. Nyeri hebat ini terjadi dan dirasakan di sekitar lambung. Karena itulah tak sedikit orang yang menduganya sebagai penyakit maag.

Selain penyebab batu empedu, gangguan ini biasanya tidak memperlihatkan gejala. Namun gejala bisa saja muncul saat sakit yang diderita menyebabkan saluran empedu tersumbat.

Gejala sakit empedu yang paling umum adalah nyeri di bagian tengah perut. Jika dibiarkan, maka kondisi tersebut bisa menyebar hingga ke bagian tubuh lain, seperti tulang belikat dan bahu.

Selain rasa nyeri di atas, beberapa gejala maupun tanda awal sakit batu empedu yang sering muncul antara lain rasa mual, muntah, perut kembung, diare, dan hilangnya nafsu makan.

Penyebab Batu Empedu yang Paling Sering Terjadi

Pada dasarnya penyebab batu empedu ada banyak sekali faktornya. Nah, berikut ini sejumlah penyebab paling umum sakit batu empedu yang harus Anda tahu dan waspadai.

1. Kantong Empedu Tidak Kosong Total

Empedu berfungsi untuk mencerna dan memproses kolesterol dalam tubuh. Jika kantong empedu tak bisa lagi mengosongkan isinya, itu artinya kolesterol yang masih tersisa tidak terbuang. Hal ini menyebabkan batu terbentuk di dalam kantong empedu.

2. Empedu Mengandung Kolesterol Berlebih

Faktor lainnya yang menyebabkan batu empedu, salah satunya karena empedu mengandung kolesterol yang terlalu banyak. Perlu diketahui, cairan empedu normal harus mengandung senyawa garam empedu yang cukup untuk melarutkan kolesterol.

Namun jika produksinya terlalu banyak atau berlebih, maka hal ini akan menyebabkan kolesterol sulit dipecahkan. Akibatnya terbentuk kristal pada kantung empedu dan berubah menjadi batu.

3. Kantong Empedu Mengandung Banyak Bilirubin

Penyebab batu empedu lainnya berhubungan dengan bilirubin. Bilirubin adalah zat kimia yang dihasilkan tubuh secara alami untuk memecah sel darah merah. Sayangnya, dalam kondisi tertentu organ hati bisa memproduksi bilirubin terlalu banyak.

Kondisi inilah yang bisa menjadi penyebab bilirubin mengeras dan berakhir menjadi batu. Adapun jenis gangguan yang menyebabkan hati memproduksi bilirubin berlebih antar lain karena infeksi saluran empedu, sirosis hati, dan gangguan darah tertentu.

Makanan Penyebab Batu Empedu

Mengonsumsi makanan penyebab batu empedu juga termasuk hal yang harus diwaspadai. Tingginya asupan kolesterol akan membuat empedu kesulitan dalam memprosesnya. Karena itu hindari atau batasi makanan semacam ini.

Berikut ini berbagai jenis makanan dan minuman yang bisa menyebabkan  terbentuknya batu empedu yang sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya, yakni :

1. Makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh, seperti keju, biskuit, butter, dan aneka kue.

2. Makanan yang mengandung banyak lemak, seperti gorengan.

3. Makanan penyebab diare juga sebaiknya dihindari, seperti susu tinggi lemak dan makanan yang mengandung banyak gula.

4. Batasi juga minum minuman penyebab diare, seperti kopi, teh, dan minuman yang mengandung banyak gula.

Itulah beragam faktor yang menjadi penyebab batu empedu paling umum yang penting untuk diketahui. Menjauhi berbagai faktor pemicu terbentuknya batu  empedu akan membuat kita terhindar dari gangguan kesehatan ini. (R9/HR Online)

Loading...