Khawatir Dipolitisir, Mahasiswa Soroti Pembubaran Tempat Karantina Pemudik di Pangandaran

Tempat Karantina
Kantor Desa Kertaharja yang digunakan untuk isolasi khusus pemudik. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Forum Mahasiswa Desa Kertaharja, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran menyoroti aksi pembubaran tempat karantina isolasi khusus di desanya oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Oman Rohman.

Indra Amrullah (23), salah satu mahasiswa STITNU Al Farabi Pangandaran, menyebut aksi pembubaran yang merupakan buntut kekecewaan terhadap standar protokol kesehatan yang dianggap tidak sesuai tersebut justru menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

“Selain kekhawatiran penyebaran covid-19, juga dapat menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap Pemdes, Pemda maupun DPRD,” jelasnya kepada HR Online, Rabu (27/5/2020).

Pemudik yang diisolasi tersebut, kata Indra, masih ada yang belum selesai mengikuti karantina selama 14 hari dan juga belum bisa dipastikan hasilnya karena belum dites swab maupun rapid tes.

“Kami harap masyarakat jangan resah dengan kejadian itu dan jangan sampai takut berlebihan. Pasalnya, kami yakin pemerintah juga sudah turun tangan menangani masalah ini,” pungkasnya.

Adi Suryadi, salah satu mahasiswa Unigal Ciamis asal Kertaharja, juga mengajak warga agar tidak mencerna informasi yang dibesar-besarkan. Bahkan, ia menyebut insiden tersebut justru bisa saja dipolitisir oleh pihak yang berkepentingan.

“Kalau sudah begitu siapa yang mau bertanggung jawab? Anehnya itu kenapa bisa miskomunikasi? Harusnya dalam menyelesaikan permasalahan di tempat karantina seperti ini dengan cara yang lebih santun, bukan seperti itu,” tegasnya.

Baca juga: Ini Alasan Anggota DPRD Pangandaran Bubarkan Karantina Pemudik

Hal senada juga diungkapkan salah seorang mahasiswa STIKes Bakti Tunas Husada yang juga asal Kertaharja, Sodiqin. Ia mengharapkan semua elemen masyarakat maupun pemerintah saling bahu membahu melawan covid-19 dengan saling mengingatkan untuk menaati peraturan pemerintah.

“Kita ingin agar bisa normal kembali seperti biasa. Jadi jangan sampai terlarut dengan kejadian seperti ini. Mari kita ikuti anjuran pemerintah agar pandemi ini cepat berlalu,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)

Loading...