Lokasi Rumah Adam dan Hawa Pertama Kali di Surga

Lokasi Rumah Adam dan Hawa
Ilustrasi Lokasi Rumah Adam dan Hawa. Foto: Istimewa

Lokasi rumah Adam dan Hawa sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Hal ini juga membuat para peneliti memberi perhatian yang sangat besar pada kisah ini.

Para peneliti ingin mencari tahu dimana tempat keduanya tinggal untuk pertama kali saat diturunkan di Bumi. Di dalam Islam sendiri mempercayai jika tidak ada manusia yang menghuni Bumi sebelum Adam dan Hawa.

Lokasi Rumah Adam dan Hawa Adalah Surga-Nya

Sampai saat ini tidak ada yang bisa memberi informasi secara detail mengenai tempat tinggal Adam dan Hawa saat berada di Bumi.

Namun kaum muslim bisa melihat kisah Adam dengan gambaran dari Al-Qur’an dan hadist-hadist. Hal ini juga bisa diketahui lokasi tempat tinggal Adam dan Hawa untuk pertama kalinya.

Di dalam Al-Qur’an sudah diterangkan dengan jelas jika Adam adalah manusia pertama yang diciptakan Allah SWT dengan kecerdasan (akal).

Dimana tujuannya untuk dijadikan Khalifah di muka Bumi dengan rupa manusia. Dengan kebesaran Allah SWT, surga menjadi lokasi rumah Adam dan Hawa.

Surga Rumah Pertama Adam dan Hawa

Secara garis besar disebutkan jika Adam merupakan salah satu dari makhluk Allah. Adam diciptakan bersama pasangannya yang bernama Hawa.

Hawa diciptakan Allah SWT dari tulang rusuk Adam kala itu dengan tujuan agar Adam menyayangi dan menjaga Hawa.

Baca juga: Rumah Tempat Nabi Muhammad Dilahirkan Memiliki Banyak Keistimewaan

Kemudian keduanya diminta untuk pergi ke surga sebagai rumah mereka. Kehidupan Adam dan Hawa di surga sangat menyenangkan.

Di lokasi rumah Adam dan Hawa tersebut, apapun yang diinginkan bisa terwujud, namun Allah SWT meminta untuk tidak mendekati pohon khuldi.

Allah SWT telah memberi larangan untuk tidak mendekati, bahkan makan buah khuldi ini. Jika mereka melanggar larangan ini, mereka masuk ke dalam orang yang zalim.

Hal ini telah tertulis di dalam surah Al Baqarah 2:35 yang menunjukan jika surga adalah tempat yang mulia dan tersedia apapun yang ingin dimakan Adam dan Hawa.

Turunnya Adam dan Hawa dari Surga

Setan tidak tinggal diam ketika mengetahui Adam dan Hawa menempati surga sebagai rumah mereka. Setan iri dengan apa yang didapatkan Adam.

Untuk membalas Adam, setan membujuk pasangan suami istri ini untuk mencoba buah khuldi di lokasi rumah Adam dan Hawa tersebut.

Mereka pun menolak karena sudah mendapat perintah larangan untuk memakan buah ini. Setan terus saja membujuk dengan rayuan yang sangat luar biasa.

Lama-kelamaan Adam dan Hawa mulai berfikir untuk mencoba sedikit saja buah khuldi ini. Setelah memakan buah khuldi, nampak bagi keduanya aurat-auratnya.

Keduanya mulai menutupi aurat mereka dengan daun-daun yang ada di surga. Melihat kejadian ini, Adam dan Hawa lalu bertobat memohon ampunan dari Allah SWT.

Mendengar pertobatan Adam dan Hawa, maka Allah SWT pun mengampuni mereka dengan menurunkan keduanya ke Bumi. Kini mereka tidak lagi berada di lokasi rumah Adam dan Hawa, yakni surga.

Adam dikirim ke Bumi sebagai Khalifah pertama di muka Bumi. Diturunkannya Adam dan Hawa diabadikan dalam surat Al-A’raf ayat 24 dan 25.

Di dalam surat itu dijelaskan jika Adam dan Hawa diturunkan ke Bumi dan untuk waktu yang sangat lama. Bersamaan dengan diturunkan mereka, Allah SWT juga menurunkan iblis dan ular ke Bumi

Perintah untuk Ibadah Haji

Setelah tidak berada di surga dan diturunkan ke Bumi, maka syariat untuk melaksanakan ibadah haji sudah dilakukan sejak dulu, bukan hanya sejak masa Rasulullah SAW.

Namun perintah ini telah ada dan diperintahkan pada nabi dan rasul Allah yang terdahulu. Sebagian kisah menyatakan jika manusia pertama yang melakukan ibadah haji adalah Nabi Adam AS.

Saat diturunkan ke Bumi dari surga, Adam terpisah dengan Hawa, istrinya. Adam diturunkan di India dan Hawa berada di Jeddah.

Baca juga: Wanita Pertama yang Mati Syahid, Sumayyah binti Khayyat Radhiyallahu

Di dalam usaha mencari Hawa, Allah memerintahkan Adam untuk melakukan ibadah haji ke Baitullah (Ka’bah) yang berada di Makkah.

Akhirnya Adam berjumpa dengan Hawa di Arafah, tepatnya di Jabal Rahmah. Disana keduanya melaksanakan tawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran.

Inilah awal mula ibadah haji mulai diperintahkan, dengan tidak berada di lokasi rumah Adam dan Hawa yang semula berada di surga. (R10/HR-Online)