Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaArtikelMengatasi Sesak Nafas Secara Alami yang Simpel dan Aman

Mengatasi Sesak Nafas Secara Alami yang Simpel dan Aman

Ingin mengatasi sesak nafas namun bingung tidak tahu apa yang mesti dilakukan? Saat terjadi sesak nafas ternyata tak selalu bisa teratasi dengan menghidup nafas dalam-dalam dan menghembuskannya.

Sesak napas merupakan kondisi saat tubuh terasa kesulitan dalam bernafas. Kondisi ini tak jarang terjadi secara tiba-tiba akibat pasokan oksigen ke dalam paru-paru kurang atau sangat rendah.

Gangguan sesak napas atau dyspnea umumnya akan dirasakan sebagai kondisi yang sangat tidak nyaman. Dada akan terasa sesak, mengambil nafas terasa dangkal dan cepat, atau seperti tercekik.

Kebanyakan kasus sesak nafas tidak berbahaya. Tak jarang dengan menghirup nafas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan sudah mampu mengatasi sesak nafas tanpa perlu membeli obat sesak nafas di apotik.

Ada banyak faktor yang menyebabkan kondisi sesak nafas ini. Seperti karena asap rokok, polusi, suhu ekstrem, atau karena suatu alergi. Aktivitas fisik setelah berolahraga atau stres juga bisa menyebabkan sesak nafas.

Meskipun sesak nafas sering merupakan hal yang lumrah namun kondisi ini juga bisa memberikan indikasi adanya gangguan penyakit tertentu. Penyakit paru-paru, asma, TBC, gangguan jantung, ataupun stroke juga bisa menyebabkan sesak nafas.

Mengatasi Sesak Nafas Secara Alami dan Cepat

Melonggarkan jalan pernafasan bisa menjadi langkah terbaik untuk meredakan kondisi sesak nafas. Beberapa langkah berikut ini juga bisa dilakukan untuk mengatasi sesak nafas secara alami dan cepat.

1. Mengambil Nafas Dalam

Seperti telah disebutkan di atas, mengambil nafas dalam-dalam dan mengembuskannya secara perlahan umumnya bisa meredakan sesak nafas yang terjadi secara tiba-tiba.

Untuk melakukannya cobalah sambil berbaring. Sambil memegang perut, tarik nafas dalam-dalam dari hidung hingga perut terangkat lalu tahan sebentar. Setelah itu hembuskan melalui mulut secara perlahan.

2. Pernafasan Mulut

Cara mengatasi sesak nafas lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan bernafas menggunakan mulut. Alternatif ini terutama akan efektif jika sesak nafas yang Anda alami lebih disebabkan faktor kecemasan atau stres.

Langkah ini berguna untuk membuat laju pernafasan lambat sehingga menjadi lebih dalam. Caranya, duduk bersandar lalu tarik nafas perlahan dari hidung lalu tahan sebentar dan keluarkan dari mulut lebih lama.

3. Dengan Batuk

Sesak nafas juga bisa disebabkan saat kita pilek atau tersumbatnya saluran pernafasan. Untuk mengatasi sesak nafas semacam ini tinggal melakukan batuk untuk melancarkan jalan pernafasan.

4. Cari udara bersih

Sesak nafas juga bisa disebabkan kondisi lingkungan penuh asap atau polutan. Berada di dataran tinggi yang minim oksigen juga bisa menyebabkan sesak nafas. Untuk mengatasinya tinggal mencari udara bersih yang segar dan kaya oksigen.

5. Minum Rempah Jahe

Rempah jahe diketahui kaya dengan senyawa aktif yang bersifat antibakteri dan anti virus. Selain ampuh melancarkan pernafasan, minum jahe juga bisa mengatasi sesak nafas yang disebabkan adanya infeksi pernafasan.

6. Minum Kopi Hitam

Kopi hitam mengandung kafein yang tidak baik untuk penderita jantung. Namun senyawa ini berguna bagi penderita asma yang mengalami sesak nafas untuk melonggarkan jalan pernafasan. Namun minum kopi secukupnya saja.

7. Dengan Kipas Angin

Untuk mengatasi sesak nafas yang muncul secara tiba-tiba juga bisa dilakukan dengan bantuan kipas angin. Meletakkan kipas angin di depan wajah akan membantu melonggarkan jalan pernafasan. Namun pastikan kipas angin bersih dan tidak berdebu.

8. Menghirup Uap Herbal

Beberapa jenis herbal seperti daun peppermint berkhasiat melonggarkan pernafasan. Jika Anda mengalami sesak nafas, cobalah letakkan semangkok air panas lalu teteskan minyak esensial peppermint dan hirup uapnya.

Itulah beberapa alternatif langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi sesak nafas. Namun cara semacam ini bersifat darurat agar nafas menjadi lega. Namun jika kondisi tak membaik segera periksakan ke dokter. (R9/HR Online)