Penggunaan Face Shield untuk Cegah Corona, Cukup Aman dan Efektifkah?

Penggunaan Face Shield untuk Cegah Corona
Ilustrasi Penggunaan Face Shield untuk Cegah Corona. Foto: Ist/Net

Penggunaan face shield untuk cegah Corona saat ini apakah cukup efektif? Face shield atau semacam perisai wajah yang digunakan untuk melindungi diri dari virus Corona yang mewabah di berbagai belahan dunia.

Face shield merupakan pelindung diri yang berbentuk penutup wajah berbahan plastik transparan. Alat ini yang telah lama digunakan para dokter serta perawat dalam tindakan medis seperti tes swab atau operasi.

Penggunaan Face Shield untuk Cegah Corona, Efektifkah?

Pemerintah Indonesia akan segera mencanangkan penerapan new normal. Oleh karena itu, masyarakat hendaknya mempersiapkan diri serta selalu disiplin untuk menerapkan kesehatan Covid-19.

Protokol kesehatan tersebut terdiri dari penggunaan masker, cuci tangan dengan menggunakan sabun, serta menghindari adanya kerumunan.

Baca juga: Pemakaian Masker Anti Virus Corona Timbulkan Gangguan Kulit, Ini Cara Mengatasinya!

Selain tiga hal tersebut, terdapat alat pelindung lain yang saat ini telah marak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk dapat beraktivitas di luar. Alat tersebut bernama face shield atau pelindung wajah.

Penggunaan Face Shield untuk Cegah Corona

Alat pelindung wajah atau disebut dengan face shield adalah salah satu alat pelindung diri yang sering digunakan oleh para tenaga medis selain masker, hamzat, serta handscoon ketika menangani pasien yang terinfeksi virus Corona.

Akan tetapi, saat ini telah banyak masyarakat yang menggunakan alat pelindung wajah ini ketika beraktivitas di luaran.

Face shield mereka gunakan di tempat yang beresiko dalam penyebaran virus Corona untuk melindungi wajah dari droplet orang lain.

Dalam hal ini, sejumlah pakar kesehatan telah merekomendasikan mengenai penggunaan face shield untuk masyarakat pada saat beraktivitas di luar rumah serta memungkinkan adanya interaksi dengan banyak orang.

Disamping itu, salah satu dokter ahli epidemiologi yang juga spesialis di bidang penyakit menular yakni Michael Edmond serta Daniel Diekema menyatakan bahwa face shield dapat menjadi solusi terbaik dalam melindungi diri dari penularan virus Corona.

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Face Shield untuk Cegah Corona

Penggunaan face shiled dalam upaya pencegahan virus Corona memiliki beberapa kelebihan serta kekurangan yang diantaranya:

Kelebihan dari Face Shield

Berdasarkan pernyataan ahli penyakit menular dari University of Lowa AS yakni Dr. Eli Perencevich, penggunaan face shield terbilang efektif.

Face shield terbukti dapat mengurangi penularan infeksi penyakit yang disebabkan oleh virus Corona. Terdapat beberapa catatan yang menegaskan bahwa langkah pencegahan penularan penyakit sangat efektif dilakukan.

Baca juga: Pemakaian Masker Anti Virus Corona Timbulkan Gangguan Kulit, Ini Cara Mengatasinya!

Diantaranya adanya kebijakan meningkatkan tes Covid-19 secara massal serta gencar melacak kontak pasien positif Corona. Selain itu, masyarakat aktif untuk jaga jarak serta rajin membersihkan tangan.

Perencevich menyebutkan penggunaan face shield untuk mencegah Covid-19 dapat melindungi masyarakat seperti halnya pada petugas medis yang sangat rentan tertular virus Corona.

Berbeda dengan penggunaan masker, perisai wajah ini dianggap dapat melindungi seluruh bagian wajah, termasuk pada mulut, mata, dan hidung. Selain itu, alat ini cukup praktis digunakan dibandingkan pada penggunaan masker.

Perencevich juga menyebutkan, banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker dengan benar sehingga mengakibatkan pencegahan penularan virus ini menjadi tidak efektif.

Dengan berbahan transparan, penggunaan face shield untuk cegah Corona cukup nyaman, mudah untuk bernafas, serta dapat membantu orang yang bergantung pada pembacaan bibir saat berkomunikasi.

Kekurangan Face Shield

Meskipun memiliki beberapa kelebihan dalam mencegah penyebaran virus Corona, face shield juga memiliki beberapa kelemahan.

Sama halnya dalam penggunaan masker, face shield juga perlu dilepas ketika makan atau minum. Selain itu, APD ini juga mempunyai celah dari bagian samping serta bawah yang tidak rapat. Hal ini memungkinkan adanya partikel kecil seperti virus yang masih dapat masuk dari celah tersebut.

Hal ini sangat berbeda dari masker yang dapat menutup rapat wilayah hidung serta mulut apabila masker tersebut digunakan secara benar.

Baca juga: Peran Imunitas Tubuh Terhadap Virus Corona yang Wajib Anda Tahu

Pada penggunaan face shield, terdapat pendapat lain yang menyatakan bahwa APD ini hanya diperuntukkan untuk para petugas medis yang tidak memungkinkan untuk jaga jarak aman ketika menangani pasien terinfeksi Corona.

Sedangkan masyarakat umum yang tidak terpapar kontak beresiko tinggi, cukup mengenakan masker tanpa membutuhkan perlindungan ekstra seperti pada face shield. Meskipun demikian, masyarakat juga diperbolehkan dalam penggunaan face shield untuk cegah corona ketika beraktivitas di luar rumah. (R10/HR-Online)

Loading...