Pengobatan Corona Dengan Pengencer Darah Bisa Selamatkan Pasien

pengobatan Corona dengan pengencer darah
Ilustrasi obat Corona. Foto: Ist/Net

Pengobatan Corona dengan pengencer darah bisa untuk mengurangi angka kematian yang disebabkan virus COVID-19.

Pada otopsi yang dilakukan di beberapa jenazah pasien positif virus Corona, didapatkan hasil banyak pengembangan darah yang menggumpal pada bagian paru-paru.

Hal ini membuat asumsi jika obat pengencer darah bisa mengatasi dan mencegah virus ini semakin menyebar.

Pengobatan Corona dengan Pengencer Darah Bisa Jadi Solusi

Obat antikogula heparin bisa meningkatkan kesehatan pada pasien positif virus Corona yang dalam kondisi yang parah. Hal ini seperti yang dihasilkan studi Journal Of America Collage Of Cardiology.

Pengencer darah membantu pasien dalam peristiwa yang mungkin saja bisa mematikan yang diakibatkan virus. Bisa di serangan jantung, emboli paru, dan stoke.

Namun pada 3 dari 10 pasien positif yang diberi obat pengencer darah masih membutuhkan ventilator dan ada yang meninggal. Berbeda dengan pasien positif yang tidak diberi obat pengencer darah, 6 dari 10 meninggal.

Pada pengobatan Corona dengan pengencer darah diharapkan mampu mengurangi tekanan kerja pada dokter dan juga perawat. Hal ini berarti jika orang yang positif berkurang, maka pasien yang ditangani dokter juga berkurang.

Akan tetapi, obat pengencer darah juga memiliki resiko dalam pemakaiannya. Contohnya, pasien bisa mengalami pendarahan internal.

Para peneliti meyakini jika hal itu mempunyai perbedaan yang sangat besar dari kondisi setiap pasien dari yang mendapat obat itu dan tidak diberi.

Untuk mengumumkan temuan ini, para peneliti diharapkan berhati-hati karena masih masuk kategori obat observasional. Temuan obat ini masih harus dilanjutkan studinya untuk verifikasi.

Pengobatan Corona dengan pengencer darah ini harus dipertimbangkan ketika pasien dirawat di UGD dan harus diuji apakah positif virus Corona atau tidak.

Dari setiap kasus harus diperhitungkan akan berpotensi pendarahan dan harus segera dievaluasi secara individual. Obat pengencer darah ini hanya untuk memperlambat dalam pembekuan darah pasien yang mengakibatkan serangan jantung dan juga stroke.

Sebelumnya, penelitian yang dilakukan Kedokteran Icahn telah mengindetifikasi jika gumpalan darah akan mengancam jiwa pasien positif Covid 19.

Kondisi yang seperti ini bisa mencegah suplai darah dan akan menyebabkan serangan jantung dan stroke. Pada kasus yang ditangani Dr Anu Lala yang merupakan spesialis jantung, diketahui bahwa kasus pasien positif yang mengalami pembekuan darah meningkat.

Kenapa Pembekuan Darah Berakibat Fatal?

Terkait pengobatan Corona dengan pengencer darah, jika pasien mengalami gejala seperti nyeri saat mengambil nafas atau kondisinya seperti positif virus, akan sulit untuk mengenali bila itu pembekuan darah.

Hal ini berakibat pada perkembangan darah. Dimana berlanjut ke keadaan yang serius sebelum tenaga medis dan pasien menyadari hal tersebut.

Terlebih pada pasien positif Corona yang mengalami sesak nafas, pembekuan darah ini akan memperparah kondisi pasien. Paru-paru akan melemah untuk memasok oksigen.

Jika pembekuan darah sampai menyumbat arteri utama dalam paru-paru pasien, maka akan berakibat fatal bagi pasien.

Pengobatan Covid-19 dengan pengencer darah bisa jadi solusi untuk pasien yang mengalami pembekuan darah.

Cara Mengatasi Pembekuan Darah

Untuk menurunkan resiko pembekuan darah, pasien diberi pengencer darah profilaksis. Biasanya pasien lansia akan diprioritaskan untuk diberi suntikan ini.

Untuk pasien lain, dokter akan mempertimbangkan dengan gejala yang dialami, namun pemberian pengencer ini dipastikan sebelum masuk ruang ICU.

Kini pengobatan Corona dengan pengencer darah pada pasien yang dirawat sudah mulai umum digunakan. Walaupun hal ini bukan praktik yang bisa diterima secara garis besar.

Namun, para dokter melakukan ini untuk mencegah kondisi terburuk dari pasien positif virus Corona yang semakin banyak setiap harinya.

Untuk mengurangi resiko terjadinya pembekuan darah, anda bisa lakukan hal seperti berlari kecil, peregangan, dan lompat. Cara ini bukan untuk menghindari hanya untuk memperlambat terjadi pembekuan darah dengan cepat.

Bukan hanya para dokter dan perawat yang berjuang melawan virus mematikan ini, namun para peneliti vaksin dan obat di seluruh dunia tengah berjuang mencari cara penghentian penyebarannya.

Minimal lakukan dengan selalu hidup bersih dalam keseharian. Jika perlu, jangan pergi keluar rumah dan lakukan jaga jarak jika harus keluar rumah.

Setidaknya dengan cara ini, dokter dan perawat bisa mengurangi resiko fatal memakai pengobatan Corona dengan pengencer darah. (R10/HR-Online)

Loading...