Senin, November 29, 2021
BerandaBerita TerbaruSahabat Rasulullah yang Terakhir Wafat, Abu Qilabah al-Jarmi

Sahabat Rasulullah yang Terakhir Wafat, Abu Qilabah al-Jarmi

Sahabat Rasulullah yang terakhir wafat merupakan sahabat dekat Nabi Muhammad SAW, yakni Abu Qilabah.

Bukan hanya Abu Bakar As Shidiq, Umar bin Khattab, Ustman bin Affan, dan Thalhah bin Ubaidillah saja yang dekat dengan Rasulullah, namun Abu Qilabah juga dekat dengan Beliau.

Sahabat Rasulullah yang Terakhir Wafat

Nama lengkap dari Abu Qilabah ialah Abdullah bin Zaid al-Jarmi. Dimana di masa hidupnya dikenal dengan seorang ahli ibadah. Rangkuman dari kisah kematian Abu Qilabah dijelaskan oleh Abdullah bin Muhammad.

Kisah Bertemunya Dengan Abu Qilabah

Dahulu saat terjadi peperangan di daerah Syam, Abdullah merupakan seorang prajurit muslim yang terpisah dan terdampar di tanah lapang yang dekat dengan pesisir.

Semakin hari dilalui, bekal makanan yang dibawanya semakin menipis. Sampai ia bertemu dengan sebuah tenda yang ada di tanah lapang.

Baca juga: Wafatnya Istri Rasulullah Saat Ramadhan, Khadijah dan Aisyah

Tanpa dia tahu jika yang ditemuinya adalah sahabat Rasulullah yang terakhir wafat.  Tenda itu nampak kumuh, namun Abdullah tak menyurutkan niatnya untuk mendekati tenda tersebut.

Di dalam tenda, ia menjumpai seorang lelaki tua yang tidak punya kaki dan tangan. Mata dari laki-laku tua itu juga rabun dengan pendengaran yang sudah berkurang.

Hanya lidah yang bisa berbicara dengan lancar. Disana Abdullah bertanya pada lelaki itu mengenai nikmat mana yang bisa ia syukuri dengan keadaannya seperti ini.

Lelaki tua itu menjawab walaupun Allah menenggelamkan di lautan, ia tetap bersyukur dengan menunjukkan bibirnya. Dia memang tidak bisa menolong Abdullah dengan keadaannya yang seperti ini. Dia saja untuk melakukan aktivitasnya dibantu anak lelakinya.

Namun Abdullah tidak melihat siapapun di sekitar lelaki tua itu. Beliau meminta Abdullah untuk membantu mencarikan anak dari sahabat Rasulullah yang terakhir wafat yang sudah tidak bertemu selama tiga hari.

Mendengar hal tersebut, Abdullah segera mencari anak dari laki-laki tua dan menemukan jika sudah tidak bernyawa lagi karena diterkam binatang buas.

Dengan perasaan kebingungan, Abdullah menyampaikan jika anak lelakinya telah tiada. Selang beberapa saat, laki-laki tua juga menghembuskan nafas terakhirnya.

Wafatnya Abu Qilabah

Abdullah yang melihat jasad dari lelaki tua ini tak tega untuk meninggalkannya di tengah padang pasir. Belum lagi jika ada binatang buas yang bisa saja memakannya.

Kemudian Abdullah menutupi jasad sahabat Rasulullah yang terakhir wafat dengan kain yang ia temukan di dalam tenda. Seketika itu Abdullah keluar dan mencari bantuan.

Baca juga: Kisah Rasul Menerima Wahyu Pertama dan Sejarah Nuzulul Qur’an

Di luar ia melihat ada segerombolan orang yang melintas, kemudian ia melambaikan tangannya untuk memanggil mereka.

Dari rombongan itu, salah seorangnya nampak lebih rapi. Orang-orang tersebut menyadari panggilan dari Abdullah dan menghampirinya.

Abdullah sesegera mungkin menceritakan apa yang dia alami kepada orang-orang itu. Mereka lantas masuk dan membuka kain yang menutupi wajahnya.

Saat penutup jasad dibuka, rombongan itu tersentak dan menangis. Melihat hal ini, Abdullah kebingungan mengapa orang-orang ini menangis ketika melihat jasad sahabat Rasulullah ini.

Namun salah satu dari rombongan mengatakan jika wajahnya selalu bersujud kepada Allah SWT. Mata yang selalu melihat ke bawah kepada yang telah diharamkan Allah SWT.

Tubuhnya juga selalu bersujud tatkala orang-orang lain sedang terlelap dalam tidurnya. Mendengar perkataan seperti ini, Abdullah bertanya mengenai siapa yang baru meninggal ini.

Mereka lantas menjawab apa Abdullah tidak mengenalnya. Jelas Abdullah tidak mengenal lelaki tua ini, kemudian Abdullah meminta dari mereka untuk menjelaskan padanya.

Dari mereka pun menjawab jika jasad ini adalah Abu Qilabah al-Jarmi yang merupakan sahabat Rasulullah yang terakhir wafat.

Beliau pernah diminta untuk menjadi seorang hakim oleh Khalifah, namun permintaan itu ditolaknya dan memilih untuk menyendiri di tengah padang pasir yang tandus.

Baca juga: Pohon Kurma Berteriak Dekat Rasul dan Batu yang Berlari

Abu Qilabah memilih pergi dengan membawa anak lelakinya. Mendengar penjelasan dari rombongan itu, Abdullah pun paham dan mengerti akan siapa yang baru meninggal ini.

Abdullah Memahami Kisah Abu Qilabah

Sampai disini Abdullah pun memahami jika yang meninggal ini adalah Abu Qilabah yang merupakan sahabat Rasulullah yang tidak mau terlibat dengan penguasa pada masa itu.

Beliau sahabat Rasulullah yang terakhir wafat memilih menyingkir bersama anak laki-lakinya untuk menghindari kekuasaan. Menurutnya, lebih baik hidup sederhana tanpa kekuasaan. (R10/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru