Strategi Bisnis Online Tanpa Modal untuk Mendongkrak Penjualan

Strategi Bisnis Online Tanpa Modal untuk Mendongkrak Penjualan
Strategi bisnis online tanpa modal untuk mendongkrak penjualan. Foto:Ist/Net

Menjalankan bisnis online tanpa modal tentunya membutuhkan strategi yang berbeda dibandingkan pebisnis dan investor besar. Salah satunya dengan memanfaatkan layanan gratis bisnis online dan SEOP yang bisa mendongkrak penjualan.

Di tengah persaingan bisnis di internet yang sangat ketat, para penjual online akan melakukan berbagai cara untuk meningkatkan penjualannya. Baik dengan penampilan tokonya yang baik maupun dengan pengalaman berbelanja yang nyaman.

Jika di toko offline pelaku bisnis dapat menyewa jasa desainer interior agar pelanggan tertarik untuk datang dan berbelanja dengan nyaman. Begitu juga dengan toko atau jualan online juga harus tampil profesional dan menarik.

Meskipun bisnis online tanpa modal namun dengan tampilan menarik dan fitur yang user friendly akan membuat pengunjung akan betah dalam berselancar. Pada akhirnya mereka akan berbelanja banyak barang produk online kita.

Namun dalam berjualan online, desain yang ditampilkan harus optimal dan memperhatikan spesifikasi yang dikehendaki Google. Dalam SEO (Search Engine Optimization), struktur toko online yang dibangun harus teroptimasi dengan baik.

SEO tak hanya dibutuhkan dalam mengoptimasi toko oline. Strategi SEO juga penting jika Anda berjualan melalui e-Commerce maupun media sosial lainnya. Dengan pengetahuan yang gratis ini Anda bisa mendongkak penjualan online Anda.

Mendongkrak Penjualan dengan Strategi Bisnis Online Tanpa Modal

Optimasi dalam strategi bisnis online tanpa modal tak hanya berkutat soal SEO. Yang tak kalah penting adalah pengalaman belanja calon pelanggan. Berikut ini sejumlah faktor yang bisa mendongkrak penjualan online Anda.

1. Optimasi On Page

Salah satu platform jualan online adalah dengan membangun website bisnis atau toko online. Optimalisasi atau optimasi on page dilakukan pada struktur website atau online shop Anda agar meraih peringkat yang baik di Google.

Ada tiga faktor optimasi on page yang akan meningkatkan kemampuan situs di search engine. Masing-masing adalah konten yang berkualitas, crawlability bagi Google dalam merayap situs Anda, dan kredibilitas atau authority domain.

2. Mengoptimalkan Keterlibatan Pengguna

Anda memerlukan strategi bisnis online tanpa modal untuk meningkatkan penjualan online dengan melibatkan pelanggan Anda di jejaring sosial untuk membangun otoritas mesin pencari.

Saat ini rata-rata lebih dua pertiga orang dewasa di Indonesia memiliki minimal satu akun media sosial. Tak kurang dari 68 persennya menggunakan media sosial  untuk membaca ulasan produk.

Facebook, Instagram, Twitter, Pinterest, dan situs media sosial lainnya bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak peringkat website bisnis atau online shop anda. Karena itu media sosial haus disertakan dalam situs online Anda.

Begitu juga jika anda menggunakan situs e-Commerce utuk berjualan online Anda perlu menyertakan media sosial Anda. Anda juga bisa membuat popup, halaman “terima kasih”, atau email agar pelanggan meninggalkan ulasan.

3. Mengoptimalkan Konversi

Optimasi SEO untuk bisnis online tanpa modal tak akan berguna tanpa koversi. Nah, Anda bisa melakukan optimalisasi konversi untuk mendongkrak penjualan. Anda bisa memanfaatkan situs e-Commerce untuk menguji penjualan produk Anda.

Optimasi konversi dilakukan dengan menciptakan jalur terbaik bagi pelanggan dalam melakukan transaksi. Anda bisa mengujinya melalui tampilan gambar unggulan yang menarik pada halaman detail produk.

Anda juga bisa bereksperimen dengan membuat proses check-out yang lebih sederhana. Begitu juga informasi produk apakah sudah detail dan memberikan manfaat wawasan bagi pelanggan. Lakukan tes dalam rentang waktu tertentu.

Itulah sejumlah strategi bisnis online tanpa modal yang bisa dilakukan dengan melakukan optimasi SEO maupun media sosial. Dengan kreativitas dan eksperimen yang melibatkan pelanggan produk Anda akan makin dikenal dan akhirnya dibeli. (R9/HR Online)

Loading...