Selasa, September 27, 2022
BerandaArtikelTagihan Listrik Mendadak Melonjak? Pelanggan Bisa Mengadu ke Sini

Tagihan Listrik Mendadak Melonjak? Pelanggan Bisa Mengadu ke Sini

Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang mengalami tagihan listrik mendadak melonjak tiba-tiba dari bulan-bulan sebelumnya. Padahal, pemakaian setiap hari sama dengan bulan-bulan sebelumnya.

Bahkan dari penuturan warganet, mereka yang mengalami kejadian seperti itu, tidak tanggung-tanggung tagihan listrik naik sampai 50 bahkan 100 persen.

Sehingga banyak yang berpendapat bahwa selama masa PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar ini, tarif listrik mengalami kenaikan.

Menanggapi tagihan listrik mendadak melonjak itu dan isu tarif listrik yang naik, pihak PT PLN langsung mendirikan Posko Informasi Tagihan Listrik. Posko tersebut berada di Kantor Pusat PT PLN, Jakarta.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka, menjelaskan, posko itu dipersiapkan untuk isu tagihan listrik yang naik dan dialami oleh beberapa masyarakat karena adanya PSBB.

Lantas bagaimana dengan pelanggan PLN yang akan menyampaikan keluhan atau pengaduan, terkait dengan tagihan listrik itu.

I Made mengatakan, pelanggan bisa menghubungi Contact Center PLN dengan nomor 123, yang siap melayani masyarakat atau pelanggan 24 jam.

Dia menjelaskan, bahwa posko tersebut juga bakal melakukan call back atau menelepon balik ke pelanggan yang sudah menyampaikan keluhannya via PLN 123.

Jadi, call back itu untuk memastikan apakah pelanggan sudah ditangani atau menerima informasi yang disampaikan petugas.

Selain itu, pelanggan yang teridentifikasi mengalami kejadian tagihan listrik mendadak melonjak cukup signifikan, maka akan dihubungi oleh Posko Informasi Tagihan Listrik.

PLN bakal mengubungi pelanggan tersebut lewat telepon yang sudah terdaftar di basis data pelanggan PLN. Disitu lah pelanggan bakal diberikan informasi yang menyebabkan tagihan listrik menjadi naik.

“Agar pelanggan tidak kaget serta memahami apa penyebabnya,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

I Made kembali menegaskan, bahwa sampai sekarang ini tidak ada kenaikan tarif listrik.

Menurutnya, tagihan listrik tiba-tiba bengkak yang dialami pelanggan, penyebabnya adalah meningkatnya pemakaian listrik selama pandemi Corona, yang mengharuskan pelanggan lebih banyak melakukan aktivitas di rumah.

Simulasi PLN soal Tagihan Listrik Mendadak Melonjak

PT PLN mendukung program pemerintah tentang physical distancing atau menjaga jarak, yang tujuannya serta guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Oleh karena itu, dari bulan Maret 2020, petugas catat meter PLN tidak dapat mengunjungi pelanggan ke setiap rumah atau tidak secara langsung mencatat meter listrik.

Sedangkan untuk tagihan April 2020 yang merupakan pemakaian listrik bulan Maret, penghitungannya berdasarkan pada rata-rata pemakaian listrik selama tiga bulan terakhir, yaitu Desember, Januari dan Februari.

Sedangkan pada Maret sudah diberlakukan PSBB di beberapa wilayah. Sehingga terjadi tagihan listrik mendadak melonjak, karena naiknya konsumsi listrik akibat banyaknya beraktivitas di rumah.

Itu yang membuat terjadinya selisih antara jumlah pemakaian riil dengan pencatatan berdasarkan rata-rata selama 3 bulan. Selisih tersebut lalu terakumulasi serta ditagihkan pada tagihan rekening Mei 2020.

Sebagai contoh simulasi perhitungan untuk tagihan bulan Mei 2020. Misalkan pada Januari pemakaian 55 kWh, Februari 45 kWh, dan Maret 50kWh.

Nah, untuk bulan April 2020 ditagih berdasarkan rata-rata tiga bulan terakhir yaitu sebesar 50kWh. Sedangkan penggunaan riil di April ini adalah sebenarnya 70 kWh.

Jadi untuk bulan April 2020 mengalami kurang tagih sebesar 20 kWh.

Nah, untuk tagihan bulan Mei 2020, selama pasa PSBB 1 bulan pemakaian listrik meningkat, dengan penggunan riil 90 kWh.

Sedangkan pada bulan sebelumnya terdapat kurang tagih sebesar 20 kWh. Jadi rekening Mei yang ditagihkan 90 kWh + 20 kWh = 110 kWH.

Itulah yang menyebabkan tagihan listrik mendadak melonjak yang bikin kaget pelanggan PLN.

Jadi, pihak PT PLN memastikan bahwa tidak ada kenaikan tarif dasar listrik. Tarif dasar listrik tetap sejak 2017.

Dikutip dari Instagram resmi PLN, untuk pelanggan PLN yang mau melakukan pengecekan catatan penggunaan listrik, dapat dilakukan via WhatsApp PLN 08122 123 123.

Bisa juga Aplikasi PLN Mobile, mengunjungi website www.pln.co.id, serta Contact Center PLN 123, bagi yang mengalami tagihan listrik mendadak melonjak. (Adi/R5/HR-Online)