Rabu, Juli 6, 2022
BerandaBerita TerbaruTanda Bertemu Malam Lailatul Qadar, Hal yang Diimpikan Setiap Muslim

Tanda Bertemu Malam Lailatul Qadar, Hal yang Diimpikan Setiap Muslim

Tanda bertemu malam Lailatul Qadar adalah impian dari setiap umat muslim. Malam itu akan sangat dirindukan dan diharapkan di setiap bulan Ramadhan tiba.

Lailatul Qadar disebut juga dengan malam 1000 bulan. Dikatakan demikian karena setiap umat yang merasakan hadirnya Lailatul Qadar akan mendapatkan pahala seperti melakukan ibadah shalat selama 1000 bulan.

Hal ini dipercaya datang setiap 10 hari terakhir Ramadhan dan orang sering mengatakan jika hadirnya selalu pada tanggal ganjil Ramadhan.

Tanda Bertemu Malam Lailatul Qadar Bisa Dirasakan

Sebelum mengenal tanda-tanda datangnya malam yang istimewa, lebih baik mengenal dulu apa itu Lailatul Qadar. Pada tahun 610 M bulan Ramadhan, Rasulullah melakukan uzlah di Gua Hira. Beliau dikunjungi malaikat Jibril.

Malaikat Jibril menurunkan 5 ayat kepada Rasulullah. Dengan demikian, malam itu menjadi malam pertama wahyu diturunkan sebagai wahyu-wahyu terakhir Allah SWT.

Baca juga: Amalan Anjuran Rasulullah Saat Nuzulul Qur’an Semata Karena Allah SWT

Turunnya wahyu Allah SWT dari Lauhul Mahfudz ke dunia membutuhkan waktu yang sangat panjang serta bertahap.

Tanda bertemu malam Lailatul Qadar prosesnya selama 20 tahun, namun ada yang mengatakan jika prosesnya sampai 22 tahun 2 bulan. Perlu diketahui, Rasulullah menerima wahyu pertama di usianya yang sudah 40 tahun.

Tanda-Tanda Hadirnya Malam Lailatul Qadar

Tidak seorang pun yang tahu persis kapan datangnya malam Lailatul Qadar. Sebagian hadits hanya menerangkan jika datangnya di malam 10 terakhir di bulan Ramadhan.

Setiap muslim disarankan untuk meningkatkan ibadahnya serta amal saleh dalam kurun waktu 10 terakhir. Hal ini dengan maksud untuk tidak kehilangan kesempatan mendapat malam Lailatul Qadar.

Adapun tanda bertemu malam Lailatul Qadar bisa anda lihat dengan esok pagi saat matahari terbit dalam kondisi yang jernih dan teduh seperti tidak ada sinar.

Baca juga: Sejarah Awal Mula Puasa Daud dari Sebuah Pertobatan

Sinar matahari pagi itu tidak begitu cerah, namun sangat menenangkan. Udara di malam Lailatul Qadar tidak panas, tidak dingin, tidak berawan, dan tidak pula ada angin yang kencang.

Untuk tanda terakhir, setiap malaikat turun ke Bumi dan membuat situasinya terasa tenang dan nyaman. Orang-orang merasakan nikmat yang tersendiri ketika melakukan ibadah dengan bersungguh-sungguh dan terasa berbeda daripada malam sebelumnya.

Keistimewaan Lailatul Qadar

Hal yang membuat malam Lailatul Qadar menjadi sangat istimewa selain menjadi malam 1000 bulan yaitu penuh dengan keberkahan yang Allah SWT berikan.

Untuk tanda bertemu malam Lailatul Qadar, dengan keberkahan Allah SWT diturunkannya banyak malaikat, termasuk malaikat Jibril.

Menurut tafsir dari Ibnu Katsir, ini merupakan malam yang penuh dengan keselamatan. Dimana pada malam itu setan-setan tidak mampu berbuat apapun, termasuk untuk mengganggu manusia. Dikatakan juga pada malam itu manusia akan selamat dari siksa neraka.

Saat malam Lailatul Qadar, akan dituliskan takdir manusia dalam satu tahun, termasuk rizki dan kematian. Takdir yang telah ditulis akan diperlihatkan pada malaikat.

Semua malaikat akan melaksanakan tugas sesuai dengan takdir yang telah Allah SWT tetapkan. Untuk manusia yang menghidupkan malam Lailatul Qadar, maka dosa-dosanya akan diampuni selain mendapat pahala.

Orang yang Mendapat Lailatul Qadar

Bukan hanya tanda bertemu malam Lailatul Qadar saja yang perlu dipahami, namun orang yang mendapat Lailatul Qadar juga tak kalah menarik untuk disimak. Orang yang merasakan datangnya malam Lailatul Qadar akan bisa melihat seluruh benda dan makhluk di seluruh muka bumi bersujud pada Allah SWT.

Orang ini akan mampu melihat apapun dengan terang benderang walau dalam kegelapan sekalipun. Kemudian orang ini akan bisa mendengar salam dari malaikat dan semua tutur kata yang malaikat ucapkan.

Baca juga: Wanita Pertama yang Mati Syahid, Sumayyah binti Khayyat Radhiyallahu

Semua doa dari orang yang mendapat Lailatul Qadar akan terkabul. Namun orang yang merasakan malam Lailatul Qadar tidak diisyaratkan untuk melihat tanda-tandanya. Untuk berusaha mendapatkan malam Lailatul Qadar, bisa dengan cara beriktikaf dan membangunkan keluarga untuk diajak beribadah. Dengan begitu, malam akan terasa hidup.

Dengan mandi, berhias, dan juga memakai wangi-wangian antara waktu magrib dan isya’, hal ini dilakukan untuk memperoleh berkah di malam Lailatul Qadar.

Saat memotivasi diri untuk mendapatkan Lailatul Qadar, seharusnya dengan diiringi dengan kesadaran bahwa Allah SWT bisa memberi hadiah di luar malam ini dan bulan ini seperti yang dikehendaki-Nya.

Namun, semua umat muslim di seluruh dunia pasti mengharapkan tanda bertemu malam Lailatul Qadar menghampiri mereka dengan segala usaha yang bisa mereka lakukan. (R10/HR-Online)