Temuan Fosil Langka Dinosaurus Ompong, Usianya Sudah 110 Juta Tahun

temuan fosil langka dinosaurus ompong
Ilustrasi fosil Dinosaurus ompong. Foto: Ist/Net

Temuan fosil langka dinosaurus ompong belum lama ini telah diungkap. Fosil langka ini diperkirakan sudah memiliki usia 110 juta tahun lamanya. Penemuan fosil ini adalah di benua Australia.

Fosil ini sudah diidentifikasi sebagai dinosaurus ompong yang tidak lain adalah Elaphrosaurus. Makna dari Elaphrosaurus sendiri adalah kadal berkaki ringan.

Dinosaurus ompong Elaphrosaurus ini adalah kerabat dari dinosaurus Tyrannosaurus Rex dan juga Velociraptor. Hewan langka ini mempunyai leher panjang yang bentuknya tidak biasa. Dirinya memiliki peralihan cara makan yang semula predator ke pemakan tumbuhan.

Orang yang Pertama Kali Mengungkap Temuan Fosil Langka Dinosaurus Ompong

Seperti yang kita tahu, seringkali di dalam ilustrasi atau penggambaran yang muncul di film-film, dinosaurus cenderung ditampilkan sebagai sosok hewan yang mempunyai gigi tajam dan juga runcing.

Tetapi, ternyata gambaran tersebut tidak selamanya benar. Sebab belum lama ini ditemukan fosil langka yang yang telah diidentifikasi sebagai dinosaurus ompong.

Seperti dilansir dari laman BBC, Jessica Parker seorang relawan yang bergabung dalam program penggalian Museum Melbourne, dirinya telah menemukan fosil tulang punggung dengan ukuran 5 cm yang berada di wilayah Cape Otway.

Mulanya, fosil tersebut disangka milik hewan seperti Pterosaurus. Tetapi setelah dilakukan penelitian dengan lebih lanjut, maka terungkap bahwa fosil tersebut adalah milik Elaphrosaurus.

Penelitian lebih lanjut mengenai temuan fosil langka dinosaurus ompong ini dilakukan di paleontolog yang berada di Universitas Swinburne, Melbourne. Ini juga merupakan penemuan Elaphrosaurus pertama yang ada di Australia.

Fakta Menarik Elaphrosaurus

Elaphrosaurus sendiri merupakan hewan langka yang mempunyai ciri khas berupa leher panjang. Memiliki lengan yang kekar, namun tangannya kecil. Tubuh Elaphrosaurus ini relatif ringan.

Bila dilihat dari fosil tulang belakang yang sudah berhasil ditemukan, maka bisa diprediksi bahwa Elaphrosaurus ini dulunya ditemukan di Australia dengan panjang kurang lebih dua meter.

Akan tetapi, ternyata ada penemuan lain fosil Elaphrosaurus yang berjumlah tiga fosil. Penemuan fosil tersebut berada di China, Tanzania dan juga Argentina.

Temuan fosil langka dinosaurus ompong ini menunjukkan bahwa panjang hewan ini bisa mencapai sekitar enam meter.

Hal yang menarik dari Elaphrosaurus ini adalah, hewan ini ini jika sudah dewasa bukanlah termasuk hewan maniak daging. Dinosaurus jenis Elaphrosaurus mempunyai siklus hidup yang bisa dibilang aneh.

Beberapa bagian tengkorak Elaphrosaurus yang ditemukan menunjukkan ketika masih muda atau saat mereka berusia anak-anak mempunyai gigi yang tajam. Namun setelah dewasa, gigi tersebut tanggal dan berganti dengan moncong yang mirip seperti paruh.

Elaphrosaurus Adalah Dinosaurus Theropoda yang Membingungkan

Steve Brussatte yang merupakan seorang paleontolog dari Universitas Edinburgh. Seperti yang dilansir dari Guardian, meski dirinya tidak terlibat dalam penelitian tersebut, dirinya juga memberikan pernyataan.

Dimana bahwasannya temuan fosil langka dinosaurus ompong yang bernama Elaphrosaurus ini termasuk ke dalam golongan dinosaurus Theropoda yang membingungkan. 

Sebab hewan ini mempunyai tubuh yang ringan, lehernya panjang, berjalan dengan cepat dan beralih dari yang semula karnivora menjadi omnivora. Sampai saat ini peneliti juga belum tahu mengapa bisa terjadi perubahan pola makan pada Elaphrosaurus.

Meskipun begitu, penemuan ini telah berhasil memperluas wawasan tentang dinosaurus. Selain itu, juga bisa menunjukkan bagaimana sebuah temuan fosil berhasil menceritakan sebuah kisah yang besar.

Cape Otway yang menjadi tempat dimana ditemukannya fosil dinosaurus ini merupakan daerah yang kaya untuk dilakukan penemuan fosil.

Disamping ada temuan fosil langka dinosaurus ompong, di tempat ini juga sudah sekitar selusin hewan dan lima spesies dinosaurus teridentifikasi.

Hal ini sesuai dengan informasi yang diperoleh dari ABC News. Salah satunya yaitu dinosaurus pemakan tumbuhan yang telah ditemukan di tahun 2018 lalu. Dalam jurnal Gondwana Research, temuan ini sudah dipublikasikan.

Dari sini bisa diketahui bahwa memang masih ada kemungkinan bisa ditemukan beberapa fosil dinosaurus lainnya di Cape Otway yang berada di Australia ini.

Dengan adanya temuan fosil langka dinosaurus ompong ini, bisa menambah banyak sekali wawasan mengenai Elaphrosaurus dan segala keunikan yang dimilikinya. Kita menjadi tahu bahwa ada dinosaurus yang mengalami peralihan pola makan selama hidupnya. (R10/HR-Online)

Loading...