Update Corona Kota Banjar 18 Mei: Warga Reaktif Rapid Test Jadi 14 Orang

Update Corona Kota Banjar 18 Mei
Peta Risiko Covid-19 Kota Banjar, Senin, 18 Mei 2020. Foto: Gugus Tugas

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Update Corona Kota Banjar 18 Mei 2020 seperti dirilis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar, menunjukkan jumlah warga reaktif rapid test menjadi 14 orang.

Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar sebelumnya memang menggelar rapid test massif di sejumlah pusat perbelanjaan. Hasilnya ada penambahan warga yang reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test.

Meskipun begitu, warga yang reaktif berdasarkan rapid test tidak berarti positif Corona. Karena untuk terkonfirmasi positif Corona masih diperlukan swab test.

Rapid test hanya mendeteksi adanya antibodi dalam tubuh seseorang, dan bukan mendeteksi keberadaan virus Corona. Tingkat akurasi rapid test hanya 60 sampai 75 persen. Rapid test dilakukan untuk mendeteksi secara dini penyebaran virus Corona.

Berbeda dengan swab test yang mendeteksi keberadaan virus Corona dalam tubuh seseorang, sehingga tingkat akurasinya pun 95 persen. Karena itu setelah seseorang reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test selanjutnya dilakukan swab test, apabila hasil swab test positif, maka yang bersangkutan dikatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Update Corona Kota Banjar 18 Mei untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19, 7 orang. Enam orang diantaranya berhasil sembuh, sementara  1 orang meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19 lewat pemeriksaan swab test post mortem (setelah kematian).

Data Covid-19 Kota Banjar selain penambahan kasus reaktif berdasarkan rapid test, cenderung landau dan tidak ada perubahan berarti.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) masih nihil. Sebelumnya dari 113 OTG kini semuanya sudah menyelesaikan masa pemantauan 14 hari.

Selanjutnya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Banjar, sebanyak 7 orang. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Banjar sebanyak 6 orang.

PDP yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya sebanyak 8 orang, serta 13 orang PDP meninggal dunia karena penyakit komorbidnya (penyerta).

Sementara jumlah pemudik yang pulang ke Kota Banjar, per 18 Mei 2020, mencapai 5.047 orang, terbanyak dari Langensari 2.557 orang. Disusul Kecamatan Banjar, sebanyak 1.009 pemudik. (SBH/R7/HR-Online)

Loading...