Rabu, Desember 1, 2021
BerandaBerita CiamisWarung Ikhlas di Ciamis Bantu Warga Terdampak COVID-19 Penuhi Kebutuhan Pokok

Warung Ikhlas di Ciamis Bantu Warga Terdampak COVID-19 Penuhi Kebutuhan Pokok

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Kepedulian pasangan muda-mudi di Ciamis terhadap warga terdampak Covid-19 ini layak ditiru. Maman Nurjaman dan Yuninda Sholikhah membuka warung ikhlas (warkas) di rumahnya di Dusun Kersikan, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Maman bersama istrinya membuka sebuah warung sederhana di rumahnya. Meski sederhana, di warung tersebut ia menjual sembako seperti beras dan telur. Warga kurang mampu bisa membeli sembako tersebut dengan membayar seikhlasnya. Bagi kalangan mampu, biasanya membeli dengan harga lebih dari pasaran.  

Maman mengatakan, beras yang dijualnya berbentuk paket 2 kilogram. “Bagi warga kurang mampu yang ingin membeli sembako, bisa langsung memasukan uang seikhlasnya ke sebuah wadah tertutup yang telah disiapkan,” ujarnya, Kamis (14/5/2020).

Kata Maman, Warkas ini akan dibuka sampai akhir bulan puasa nanti. Gagasan membuka warung ikhlas sendiri lanjutnya, tercetus setelah dia berdiskusi dengan teman-temanya di grup Whatsapp.

“Di grup WA kan diskusi, ada masukan untuk membantu warga terdampak Covid19 selama ramadan. Akhirnya sebagai bentuk kepedulian, kita bukan Warkas ini, hasil penjualannya kita belanjakan lagi dan seterusnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Maman mengatakan, modal warung ikhlas (Warkas) ini selain dari kantong pribadi juga ada sembako sumbangan dari sejumlah donatur, para dermawan yang dititipkan melalui grup WhatsApp Galuh ,dengan anggota yang berasal dari berbagai kalangan.

“Warung ikhlas ini bukan untuk mencari keuntungan, tapi kita tujuannya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, untuk memenuhi kebutuhan pokoknya,” katanya.

Warkas yang baru pertama kali dibuka di wilayah Handapherang tersebut mendapat tanggapan baik dari warga sekitar.

“Warung ikhlas ini sangat membantu warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Semoga berlanjut tak hanya bulan ramadan saja,” kata warga sekitar Mae. (Fahmi2/R8/HR Online)

- Advertisment -