Akses jalan Kabupaten di Jatinagara Ciamis Amblas

Akses jalan Kabupaten di Jatinagara Ciamis Amblas
Akses jalan kabupaten yang berada di lingkungan RT 06 RW 02, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, amblas. Foto : Eji Darsono/ HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Akses jalan kabupaten yang berada di lingkungan RT 06 RW 02, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, amblas.

Khawatir semakin bertambah parah dan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan, warga dan penguna jalan meminta agar Pemerintah Kabupaten Ciamis segera turun tangan untuk memperbaikinya.

Erum (50), warga Dusun Desa RT 06 RW 02, Desa Dayeuhluhur, Jatinagara, ketika ditemui Koran HR di kediamanya, Senin (15/06/2020), mengatakan, amblasnya jalan tersebut terjadi sekitar dua bulan yang lalu.

Selain disebabkan banyaknya kendaraan bermuatan berat yang melintas, juga diakibatkan karena konstruksi tanahnya yang labil.

Sebelum kerusakan bertambah parah dan semakin meluas, Erum berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis segera memperbaiki jalan tersebut.

“Sebab, bila dibiarkan berlarut-larut, tidak menutup kemungkinan bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan,” katanya.

Wawan, pengguna jalan asal Desa Sirnabaya Rajadesa, ketika diminta tanggapannya, Senin (15/06/2020), mengatakan, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju pusat kota Kecamatan Kawali atau jalan kabupaten.

Jalan Alternatif yang Ramai Dilalui Kendaraan

Menurut Wawan, setiap hari jalan tersebut ramai dilewati kendaraan. Meski, ada alternatif jalan lain, ia berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis segera memperbaikinya.

“Sebab, kalau sampai kerusakannya semakin melebar dan tidak bisa dilewati kendaraan, para pengguna jalan harus melaui jalan yang lebih jauh atau memutar ke jalan lain untuk menuju pusat kota Kawali atau sebaliknya,” katanya.

Wawan menambahkan, meski kondisi jalan masih bisa dilewati kendaraan, sebelum bertambah parah ia meminta pemerintah segera memperbaikinya.

Mamat, pengguna jalan asal Jatinagara lainnya, mengatakan, akses jalan tersebut bisa dianggap sebagai jalan tikus yang menghubungkan wilayah Kecamatan Kawali dan Kecamatan Jatinagara. Jauh sebelum jembatan dibangun, hanya kendaraan roda dua saja yang dapat melintas. Namun setelah jembatan dibangun, siang hingga malam hari jalan tersebut ramai dilewati kendaran.

“Amblasnya jalan dipicu oleh banyaknya kendaraan berat yang melintas. Saat ini di lokasi jalan amblas hanya dipasang tanda pembatas agar saat melintas jalan tersebut pengguna berhati-hati,” katanya.

Pantauan Koran HR di lapangan, kondisi jalan masih dapat digunakan. Namun, dengan banyaknya kendaraan berat yang melintas dipastikan kerusakan akan semakin parah. (dji/Koran HR)

Loading...