Ban Vulkanisir, Bahaya dan Ciri-Cirinya

Ban Vulkanisir, Bahaya dan Ciri-Cirinya

Berita Otomotif, (harapanrakyat.com).- Ban Vulkanisir, Bahaya dan Ciri-Cirinya. Ban vulkanisir merupakan ban bekas yang sudah halus atau botak.

Ban ini kemudian diperbaharui dengan membuatkan batik kembali, baik secara langsung maupun menggunakankan alat vulkanisir khusus.

Fungsi utama proses ini adalah untuk memperlancar mobil saat melewati genangan air, sehingga tidak mudah terkena aquaplanning.

Namun, bahaya menggunakan ban jenis ini sangat penting diketahui para pengendara.

Rawan Meledak

Bahaya menggunakan ban vulkanisir pertama yang perlu Anda ketahui adalah sangat rawan meledak.

Mengapa demikian? Sebab, beban yang berlebih serta kecepatan yang tinggi juga dapat mengakibatkan ledakan pada ban mobil.

Apalagi jika ban tersebut melewati lubang atau batu yang berserakan di jalan, tentu dapat langsung meledak.

Mudah Tergelincir

Bahaya selanjutnya menggunakan ban vulkanisir adalah saat berkendara mobil mudah tergelincir.

Apalagi saat ini musim hujan, Anda perlu berhati-hati saat melaju, sebab ban tersebut dapat mudah terselip karena permukaan yang halus tidak mampu menyangga beban yang ditanggungnya.

Selain itu, pada saat ban menghalau air yang berada di aspal, keadaan ban yang jelek juga membuatnya kian mudah tergelincir.

Kontrol Traksi Rendah

Selain berbahaya karena rawan meledak dan tergelincir, masalah yang akan timbul lainnya adalah kontrol yang rendah.

Sehingga ban mobil sudah tidak mampu lagi melakukan cengkraman di tanah atau aspal. Hal tersebut disebabkan karena batik yang tidak berkualitas dan sudah kadaluarsa.

Jika Anda melakukan rem mendadak, kendaraan akan mudah tergelincir, bahkan hingga sangat jauh.

Kenyaman Saat Berkendara Berkurang

Anda dapat merasakan saat berkendara menggunakan ban vulkanisir mobil akan terasa tidak enak atau kurang nyaman.

Hal tersebut dikarenakan ban yang Anda pakai sudah terlalu keras atau bahkan mungkin pecah-pecah.

Lebih parahnya lagi, ban ini akan membuat suspensi pada mobil Anda menjadi lebih keras sehingga saat melwati tikungan terasa kurang sempurna. Tentu ini juga tidak akan nyaman bagi penumpang.

Dapat Membahayakan Keselamatan

Bagi Anda yang menggunakan ban vulkanisir pada kendaraan, baik truk, bus, mobil pribadi atau angkutan umum lainnya sangatlah penting untuk selalu waspada.

Hal ini karena penggunaan ban tersebut dapat membahayakan keselamatan Anda di beberapa kondisi.

Ban jenis ini sebetulnya ban bekas yang sudah rusak dan kemudian diperbaiki. Ban yang sudah rusak pastinya tidak akan mampu melewati rintangan sebagus ban yang masih normal.

Itulah beberapa bahaya menggunakan ban vulkanisir yang perlu diwaspadai, agar Anda berhati-hati saat menggunakan ban tersebut.

Ciri-ciri Ban Vulkanisir

Ban jenis ini memang banyak diminati orang, sebab harganya sangat murah di kantong dibandingkan dengan ban lain yang cukup menguras dompet.

Ban ini memang memiliki beberapa kelebihan, namun Anda juga perlu menyadari kelemahan ban jenis ini.

Kekuatan yang Dimiliki

Ciri khas yang sangat mudah Anda kenali dari ban ini dapat dilihat dari kekuatan yang dimilikinya.

Jika dilihat dari tampilannya, setelah produksi, ban ini memiliki bentuk desain yang sama dengan ban pada umumnya.

Namun, Anda tidak boleh tertipu karena ban vulkanisir akan terlihat lebih lentur dibandingkan ban original yang mempunyai tekstur lebih kuat, sehingga lebih aman dan awet.

Ukuran dari Sisa Karet

Perbedan selanjutnya yang dapat Anda perhatikan adalah adalah sisa-sia karet yang berkuran kecil pada ban vulkanisir terlihat lebih pendek. Sedangkan ban yang original sisa karetnya akan terlihat panjang.

Hal kecil tersebut sangatlah perlu Anda cek untuk mengetahui sebenarnya ban yang djual oleh pedagang merupakan ban original atau bukan.

Harga Lebih Murah

Ban mobil yang murah tentu tidak terjamin kualitasnya. Jika Anda ingin membeli ban mobil jangan tergiur dengan patokan harga yang diberikan. Karena bisa saja ban tersebut ban bekas atau ban vulkanisir.

Para pedagang biasanya menjual ban jenis ini dengan harga yang murah. Namun ada juga yang menjualnya dengan harga sama dengan ban orisinal.

Oleh karena itu Anda harus lebih cerdik dalam mengenali ciri-ciri ban vulkanisir.

Logo Ban Mobil

Ciri selajutnya yang dapat Anda lihat adalah dari logo indikator atau ITW yang tertempel pada ban mobil.

Pada ban yang original, logo dapat Anda temuai pada bagian pinggir yang berdekatan dengan tapak ban mobil. Sedangkan pada ban jenis ini, logo tersebut sejajar dengan alur atau desain ban.

Dengan mengetahui letak logo tersebut, dijamin Anda tidak akan tertipu dengan ban yang asli atau vulkanisir.

Rajutan Kawat Pada Ban

Selain logo, yang perlu Anda perhatikan juga adalah rajutan kawat dan benang pada bagian ban mobil tersebut.

Ban vulaknisir biasanya pada tapaknya akan lebih terlihat djelas baik rajutan kawat maupun benangnya.

Sedangkan ban yang original rajutan tersebut tidak terlihat, sehingga ban vulkanisir cukup berbahaya digunakan.

Melakukan perjalanan dengan keadaan kendaraan yang nyaman sekaligus aman sangatlah penting. Hal ini bersangkutan dengan keselamatan yang juga perlu dijaga.

Oleh karena itu, penjelasan mengenai ciri-ciri ban vulkanisir diatas perlu Anda ketahui dan pahami agar tidak salah saat memilih ban mobil. (Deni/R4/HR-Online)