BLT Dana Desa Diperpanjang Jadi 6 Bulan, Total Rp2,7 Juta

Kabar Gembira, BLT Dana Desa Diperpanjang Jadi 6 Bulan, Total Rp 2,7 Juta
BLT Dana Desa rencananhya diperpanjang jadi 6 bulan. Foto:Ist/Net

BLT Dana Desa diperpanjang menjadi 6 bulan. Hal ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat penerima manfaat BLT DD.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia mengintruksikan setiap Pemdes agar segera menyalurkan BLT DD untuk tiga bulan, terhitung Mei, Juni dan bulan Juli 2020.

Pasca penyaluran BLT DD bulan Mei, pemerintah pusat kembali mengeluarkan kebijakan baru. Kementerian Keuangan RI telah merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pengelolaan Dana Desa.

Revisi yang dilakukan Kemenkeu tersebut menghasilkan Peraturan Menteri Keuangan PMK Nomor 50/PMK.07/2020, berlaku mulai dari tanggal 19 Mei 2020. Selain BLT Dana Desa diperpanjang, dalam PMK tersebut, pemerintah mengintruksikan agar BLT DD secepatnya disalurkan, guna menanggulangi dampak ekonomi masyarakat akibat Covid-19.

BLT Dana Desa sebelumnya hanya diberikan 3 bulan saja. Namun kini menjadi 6 bulan. Pemrintah pun menaikan anggaran BLT DD dari Rp21,192 triliun menjadi Rp31,789 triliun.

BLT Dana Desa sendiri diberikan untuk keluarga miskin di desa yang belum menerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako ataupun program Kartu Pra Kerja.

Dikutip dari Setkab Kementerian Keuangan, BLT Dana Desa diperpanjang menjadi 6 bulan. Meski begitu, nilai uang yang diterima tidak akan sama.

Untuk 3 bulan pertama, warga akan menerima uang Rp 600 ribu perbulan. Sementara 3 bulan terakhir, hanya Rp 300 ribu perbulan. Artinya satu KPM akan menerima BLT DD Rp 2,7 juta selama 6 bulan.

BLT Dana Desa Diperpanjang, 6.591.206 KK Telah Menerima BLT DD

Sebanyak 6.591.206 kepala keluarga (KK), saat ini telah menerima BLT Dana Desa. Rinciannya sebanyak 1.346.401 keluarga penerima adalah mereka yang kehilangan mata pencaharian akibat Covid-10, dan 264.157 keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis. Total anggaran yang sudah disalurkan mencapai Rp3.954.723.600.000.

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengklaim sudah menyalurkan BLT ke 70.786 desa atau sekitar 94 persen desa di seluruh Indonesia. Dana BLT tersebut langsung masuk ke rekening kas daerah.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar di Jakarta, mengatakan dari 70.786, sebanyak 61.837 desa sudah menyalurkan BLT DD tersebut kepada masyarakat penerima. Sementara itu sekitar 8.478 desa saat ini belum menyalurkan BLT DD. Pihaknya pun mengakui BLT dana desa diperpanjang jadi 6 bulan.

Pemdes di Sejumlah Daerah Salurkan BLT Dana Desa Tahap 2

Sejumlah pemerintah Desa di beberapa daerah saat ini sudah menyalurkan BLT DD tahap 2. Sebut saja Pemerintah Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Desa yang lokasinya menjadi wilayah pembangunan bendungan Leuwi Keris sungai Citanduy ini telah menyalurkan bantuan lansung tunai (BLT) Dana Desa, untuk 150 keluarga penerima manfaat (KPM).

Penyaluran BLT DD tahap pertama sudah dilakukan akhir Mei lalu. Untuk BLT DD tahap dua, dilakukan Rabu (10/6/2020) hari ini. Pemdes Handapherang pun mengakui jika BLT dana desa diperpanjang sampai bulan Oktober 2020.

Kepala Desa Handapherang, Abdurachman melalui Kasi Pelayanan Feri Kartono mengatakan, pihaknya menyalurkan BLT Dana Desa tahap 2 awal bulan agar bisa membantu masyarakat yang kini terdampak pandemi covid-19.

“Kita lakukan upaya penanganan Covid-19 semaksimal mungkin. Kalau anggarannya sudah ada, langsung kita salurkan,” ujar Feri.

Pihaknya pun memastikan para penerima bantuan BLT Dana Desa merupakan warga tidak mampu yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi akibat Covid-19.

“Mudah-mudahan BLT DD ini bisa membantu warga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, utamanya kebutuhan pangan. BLT Dana Desa diperpanjang 3 bulan,” jelasnya.

BLT DD lanjut Feri, disalurkan tiap bulan. Setiap bulannya KPM menerima uang Rp 600.000. BLT DD ini rencananya diberikan 6 bulan. Mulai dari bulan Mei, Juni, Juli, Agustus, September hingga Oktober.

“Tiga bulan pertama nilai BLT DD Rp 600.000, namun tiga bulan terakhir menjadi Rp 300.000, itu sudah aturan pusat,” katanya.

Pihaknya berharap pandemi Covid-19 bisa segera berlalu, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal. Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tidak panik, karena BLT dana desa diperpanjang sampai Oktober. (Jujang/R8/HR Online)