Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarCegah Kerawanan Pangan Akibat Pandemi, Koramil 1325 Langensari Banjar Bantu Warga Tanam...

Cegah Kerawanan Pangan Akibat Pandemi, Koramil 1325 Langensari Banjar Bantu Warga Tanam Pajale

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pandemi Covid-19 yang berlangsung sekitar 3 bulan terakhir ini menyebabkan dampak buruk di berbagai sektor, salah satunya masalah ketahanan pangan di masyarakat.

Menyikapi hal itu, TNI dari Koramil 1325 Langensari, bersama BPD Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, langsung turun tangan membantu masyarakat agar mereka menanami lahan yang ada dengan tanaman pangan, seperti padi, jagung dan kedelai (pajale) maupun tanamn palawija.

Selain itu, sesuai potensi yang ada di wilayah Desa Waringinsari, TNI juga mendorong agar produksi singkong, umbi-umbian, timun, bengkuang, jambu kristal, belimbing madu, serta alpukat bisa maksimal, guna menghindari kerawanan pangan akibat pandemi Covid-19. 

Babinsa Desa Waringinsari, Serda. Soleh Towaludin, menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan kelompok tani dan petani yang ada di wilayahnya untuk bersama-sama menanam tanaman di lahan yang ada guna mencegah kerawanan pangan di tengah pandemi ini.

“Petani yang belum bergabung dengan kelompok tani kita arahkan agar mereka bergabung, supaya apabila ada kebutuhan yang berkaitan dengan aktivitas mereka dapat dikoordinasikan dengan pemerintah. Sehingga, kegiatan pertanian mereka tidak terganggu,” jelas Soleh kepada Koran HR, Selasa (02/6/2020). 

Ratijo, salah satu petani, mengatakan, dirinya menggarap lahan cukup luas untuk ditanami cabai. Namun karena kekurangan modal untuk bibit serta menggarap lahan tersebut, ia berharap adanya stimulan modal agar lahan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Untuk menanam di lahan Kali Mati ini memang saya kekurangan modal untuk bibit. Tadi diarahkan oleh Pak Babinsa agar ikut bergabung dengan kelompok tani agar penyaluran bantuannya bisa lebih tepat,” ujarnya. 

Di lokasi yang sama, Komandan Koramil 1325 Langensari, Mayor Inf. Agung Subekti, menyebut pandemi corona yang belum pasti kapan berakhirnya ini perlu ditunjang ketahanan pangan yang kuat. 

Sekitar 2 hektar lahan yang dikerjasamakan antara TNI, Pemdes Waringinsari, dan para petani diharapkan mampu memperkuat masalah pangan di wilayah tersebut.

“Bahan pangan pokok kita semakin berkurang, apalagi kemarin para petani lahannya diserang hama wereng. Maka dari itu, kita dorong agar mereka menanam berbagai tanaman yang cepat panen guna mengantisipasi kerawanan pangan,” paparnya. 

Dengan adanya program ini yang mana langsung terjun ke lapangan untuk mengawal proses di petani, mulai ketersediaan pupuk, penanganan serangan hama dan sebagainya diharapkan ekonomi di tengah pandemi ini bisa lebih bergairah. (Muhafid/Koran HR)