Di Tengah Pandemi Covid-19, Toko Sepeda di Kota Banjar Laris Manis

Toko Sepeda di Kota Banjar
Salah satu toko sepeda di Kota Banjar yang kebanjiran pembeli. Foto: Aisah/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Toko sepeda di Kota Banjar, Jawa Barat laris manis, padahal saat ini masih di tengah pandemi Covid-19.

Pantauan HR Online, banyak pembeli sepeda yang datang dari berbagai wilayah, seperti Langensari, Cikawung, Lakbok, hingga Langkaplancar

Ahmad (54) pemilik Toko Sepeda dan Reparasi Bumen Lancar, merupakan salah satu toko yang kebanjiran pembeli.

“Alhamdulillah untuk bulan-bulan ini satu hari paling banyak 3 unit sepeda yang terjual, ada yang beli baru ada juga yang tukar tambah” katanya kepada HR Online saat diwawancarai di toko sepeda miliknya, Jl. Yayasan KH. Durochman Utara Pasar Langkap lancar, Desa Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jum’at (19/6/2020).

Ahmad mengatakan saat ini cara berolahraga  yang paling tepat salah satunya dengan memakai sepeda. Selain ramah lingkungan, sepeda juga dapat menyehatkan tubuh serta menambah kebugaran badan. 

“Katanya suruh jaga jarak, kalo pakai sepeda itukan pasti jaga jarak. Berbeda dengan motor bisa boncengan,” jelasnya. 

Sejak dahulu, setiap pergantian tahun ajaran baru, toko sepeda memang selalu ramai. Apalagi sekarang dengan ‘di rumah aja’ membuat sepeda menjadi pilihan tepat untuk melampiaskan kejenuhan.

Toko sepeda di Kota Banjar ini, menjual sepeda dengan harga Rp 1 juta sampai Rp 3 juta per unitnya. 

Hal senada diungkapkan oleh toko sepeda Mas Lihun yang terletak di Jl. Pahlawan, Dusun Babakan, Desa Muktisari, Kecamatan Langensar, Kota Banjar yang kebanjiran pembeli setiap harinya.

Isma Inayah, putri dari Lihun, mengatakan setiap harinya 4 sampai 5 unit sepeda terjual. Hanya saja, kata Isma kini  harga sepeda naik 30 persen. Kenaikan harga ini disebabkan karena stok bahan baku produksi yang sulit didapatkan. “Memang dari distributor harganya naik,” kata Isma. 

TCL

Isma mengaku sedikit bingung untuk menjualnya ke konsumen. Namun, hal tersebut bisa diatasi dengan tidak membelinya pada satu distributor. Dengan begitu, harga jual ke konsumen bisa tidak terlalu mahal. (Aisah/R7/HR-Online)

Loading...